Sula dan Halmahera Tengah Dominasi Angka Kecelakaan Tertinggi di Maluku Utara
Ditlantas Polda Maluku Utara mencatat angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Maluku Utara masih tergolong tinggi
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku Utara mencatat angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Maluku Utara masih tergolong tinggi.
Kabupaten Kepulauan Sula dan Halmahera Tengah menjadi daerah dengan kasus paling menonjol.
Hal tersebut disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Doni Hermawan, saat dikonfirmasi di Mapolda Sofifi, Senin (2/2/2026).
“Pada awal Januari 2026, kami mencatat terdapat 18 kejadian kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 12 orang meninggal,” kata Doni.
Baca juga: Pemkab Halmahera Timur Bakal Hentikan Sementara Aktivitas PT Alngit Raya
Ia menjelaskan, data tersebut menjadi indikator tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Maluku Utara.
“Dari 10 kabupaten/kota, Kepulauan Sula dan Halmahera Tengah tercatat paling tinggi dan masing-masing terdapat korban meninggal dunia,” ujarnya usai upacara Operasi Keselamatan Kie Raha Polda Maluku Utara.
Berdasarkan hasil evaluasi dan analisis kepolisian, kecelakaan lalu lintas di Maluku Utara masih didominasi pengendara sepeda motor.
Doni menyebutkan, sebagian besar korban kecelakaan tidak menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara dan melaju dengan kecepatan tinggi.
“Hampir semua kejadian melibatkan pengendara yang tidak mengenakan helm dan berkendara dengan kecepatan tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh Polres jajaran untuk meningkatkan pengawasan dan penanganan kecelakaan lalu lintas, serta menjadikan Februari sebagai bulan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Baca juga: 17 Kode Redeem ML Mobile Legends Senin 2 Februari 2026, Cara Klaim Skin Hilda MLBB
Selain itu, Doni juga mengimbau masyarakat Maluku Utara agar lebih berhati-hati saat berkendara, memperhatikan kelengkapan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan di jalan raya.
Operasi Keselamatan Kie Raha 2026, lanjut Doni, diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas melalui pendekatan humanis serta sinergi seluruh mitra Kamseltibcarlantas.
“Target kami adalah menurunkan angka kecelakaan dan mewujudkan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif di Maluku Utara,” pungkasnya. (*)
| Nasib PPPK Paruh Waktu Pemkab Taliabu Bergantung Keuangan Daerah |
|
|---|
| Tanpa Anggaran Pemeliharaan, DPRD Taliabu Perbaiki Plafon Pakai Dana Rutin |
|
|---|
| Hari Pertama Seleksi Paskibraka Taliabu Diikuti 289 Peserta, Nilai Peserta Lampaui Passing Grade |
|
|---|
| Usai Dilantik jadi Sekda Halsel, Abdillah Kamarullah Diberi Tugas Khusus dari Bassam Kasuba |
|
|---|
| Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Tunggal di Taliabu, Pengendara Alami Luka Lecet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Direktur-Lalu-Lintas-Dirlantas-Polda-Maluku-Utara-Kombes-Pol-Doni-Hermawan-2.jpg)