Pemprov Malut
Sherly Laos Dorong Cek Kesehatan Gratis Jadi Program Rutin Tahunan Warga Malut
Sherly Laos menegaskan pentingnya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mencegah
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan pentingnya program CKG untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mencegah penyakit kronis sejak dini.
- Sherly mengungkapkan, hingga tahun 2025 cakupan program CKG di Maluku Utara telah mencapai 40 persen. Capaian tersebut ditargetkan terus meningkat pada 2026.
- Program ini memungkinkan deteksi awal berbagai penyakit tidak menular yang banyak dialami masyarakat, seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga hepatitis.
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI – Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menegaskan pentingnya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mencegah penyakit kronis sejak dini.
Sherly mengungkapkan, hingga tahun 2025 cakupan program CKG di Maluku Utara telah mencapai 40 persen. Capaian tersebut ditargetkan terus meningkat pada 2026.
“Target kita tentu lebih tinggi dari 40 persen. Pemeriksaan kesehatan ini bukan dilakukan sekali seumur hidup, tetapi seharusnya menjadi agenda rutin setiap tahun,” ujar Sherly di Ternate, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: 3 Kepala Seksi di Kejari Halmahera Selatan Dimutasi, Aji Sudarmono Ganti Osten Gerhan
Menurutnya, program ini memungkinkan deteksi awal berbagai penyakit tidak menular yang banyak dialami masyarakat, seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga hepatitis.
“Karena layanan ini tersedia tanpa biaya, masyarakat dapat memeriksakan diri lebih awal. Jika terdeteksi sejak dini, penanganan medis bisa segera dilakukan dan risiko komplikasi dapat ditekan,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai target ideal, Sherly mengaku ingin cakupan pemeriksaan kesehatan mencapai 100 persen. Namun, ia menyadari masih ada tantangan teknis dalam pelaksanaan di lapangan.
“Kalau saya maunya 100 persen. Secara bahan siap, masyarakat juga antusias. Tinggal manajemen dan pelaksanaan di masing-masing puskesmas yang perlu diperkuat,” ujarnya.
Sherly juga menyoroti tingginya kasus diabetes di Maluku Utara yang kerap berujung pada komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik.
Baca juga: 3 Zodiak Ini Bawa Kesuksesan Finansial Besar Mulai Jumat 6 Februari 2026, Harga Diri Berbuah Rezeki
“Kasus terbanyak di Maluku Utara adalah diabetes. Kalau tidak dirawat dengan baik, dampaknya bisa sampai gagal ginjal dan berakhir dengan cuci darah. Ini yang harus kita cegah bersama,” tegasnya.
Melalui penguatan program CKG, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat, sehingga beban penyakit kronis dapat ditekan dan kualitas hidup warga terus membaik. (*)
| Kolaborasi Maluku Utara dan Korea Selatan: Dorong Industri Berkelanjutan |
|
|---|
| SKM Online Dorong Layanan Publik Malut Meningkat, Capaian Tembus 127 Persen |
|
|---|
| Gelombang Tinggi 15–18 April 2026, Gubernur Malut Ingatkan Risiko Kecelakaan Laut |
|
|---|
| Pengawasan Hutan di Maluku Utara Masih Dikendalikan Pusat |
|
|---|
| 80 Persen Izin Pinjam Pakai Hutan di Malut untuk Tambang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/ckg-sherly-laos.jpg)