Kamis, 14 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Investasi Bodong di Ternate

Waw! 183 Warga Ternate Utara Diduga Jadi Korban Penipuan Berkedok Investasi

183 warga Kota Ternate Utara diduga menjdi korban penipuan berkedok investasi, total kerugian mencapai Rp 650 juta

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Randi Basri
HUKUM: Kapolsek Ternate Utara Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi saat bersedia diwawancarai Tribunternate.com disela-sela kerjanya, Jumat (6/2/2026). Ia mengatakan 183 warga di Kecamatan Kota Ternate Utara diduga jadi korban penipuan berkedok investasi 

Ringkasan Berita:1. Sebanyak 183 warga Kecamatan Ternate Utara diduga jadi korban penipuan berkedok investasi
2. Ratusan warga diduga tertipu berkedok investasi dari deposito melalui link appink
3. Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi: Aduan mereka sudah kami terima

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Sebanyak 183 warga Kecamatan Kota Ternate Utara, Maluku Utara diduga jadi korban penipuan berkedok investasi.

Perihal tersebut dibenarkan Kapolsek Ternate Utara Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi kepada Tribunternate.com, Jumat (6/2/2026) sore di ruang kerjanya.

Dikatakan, ratusan warga diduga tertipu berkedok investasi dari deposito melalui web appink.

"Kami sudah terima aduan mereka, tapi kami minta satu orang mewakilkan untuk buat laporan, "kata Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi.

Baca juga: Tamu Tribun: Kepala KPP Pratama Ternate Dewi Lestari Cerita Karier hingga Inovasi Pajak Berbasis AI

Dari jumlah tersebut yang sudah di data total kerugian mencapai Rp 650 juta.

Warga diminta mendeposit uang mereka ke web appink.

Uang yang dideposito pun beragam, mulai Rp 300 ribu, Rp 850 ribu hingga Rp 3 juta dan seterusnya.

HUKUM: Kapolsek Ternate Utara Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi saat bersedia diwawancarai Tribunternate.com disela-sela kerjanya, Jumat (6/2/2026)
HUKUM: Kapolsek Ternate Utara Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi saat bersedia diwawancarai Tribunternate.com disela-sela kerjanya, Jumat (6/2/2026) (TribunTernate.com/Randi Basri)

"Kalau sudah deposit, maka yang bersangkutan dapat keuntungan 10 persen dari jumlah uang (deposit), "kata Kapolsek.

Lanjutnya, web appink masih didalami sebab kantornya tidak berada di Kota Ternate.

Bahkan di dalam web ada tercantum paket deposito, malai dari paket I, II, III dan seterusnya sesuai nominal.

"Dugaan sementara, web ini mirip web Meta AI yang terbesar di Australia."

"Karena kalau kami cari, munculnya Meta AI di Australia, "bebernya.

Untuk mendalami aduan ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan OJK Maluku Utara dan Satgas Pasti.

"Untuk saat ini memang mereka belum buat laporan, tetapi aduan ini kita sudah koordinasikan."

"Begitu juga kita minta pada korban satu orang untuk buat laporan resmi, "tandas Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved