Pemprov Malut
Sarmin Adam: RPJMD Maluku Utara Harus Seirama dengan RPJMN
Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara, Dr. Muhammad Sarmin S. Adam, menegaskan pentingnya penyelarasan arah pembangunan
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara, Dr. Muhammad Sarmin S. Adam, menegaskan pentingnya penyelarasan arah pembangunan daerah dan nasional.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama Kementerian PPN/Bappenas yang digelar pada Selasa (4/2/2026) di Jakarta.
Dalam penyampaiannya, Sarmin mengibaratkan pembangunan sebagai sebuah pelayaran panjang yang membutuhkan peta yang sama, arah yang sejalan, serta nahkoda yang saling memahami.
Baca juga: Tim Darurat Pemprov Maluku Utara Tinjau Jembatan Rusak Akibat Banjir di Halmahera Utara
“Pembangunan bukan perjalanan singkat. Ia membutuhkan visi bersama dan koordinasi yang kuat. Melalui rapat koordinasi ini, kami menautkan kembali benang-benang perencanaan agar RPJMD Provinsi Maluku Utara 2025–2029 dapat berdenyut seirama dengan RPJMN 2025–2029,” ujar Sarmin saat dikonfirmasi TribunTernate.com di Ternate, Senin (9/2/2026).
Ia menekankan bahwa sinkronisasi perencanaan bukan sekadar menyamakan dokumen administratif, melainkan menyatukan cita-cita pembangunan antara pusat dan daerah.
“Yang kita lakukan bukan hanya mencocokkan dokumen, tetapi menyelaraskan harapan dan tujuan. Dari forum ini, kami menyampaikan pokok-pokok tindak lanjut kebijakan pembangunan kewilayahan agar setiap langkah pembangunan benar-benar tumbuh dari kebutuhan riil daerah dan mengarah pada tujuan nasional,” jelasnya.
Ia juga berharap Kementerian PPN/Bappenas terus memberikan dukungan nyata bagi Maluku Utara sebagai wilayah kepulauan, terutama dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada karakteristik dan potensi daerah.
Baca juga: Ini Alasan Dinsos Taliabu Nonaktifkan 1.400 Peserta BPJS Kesehatan
“Kami berharap Bappenas menjadi angin yang menguatkan layar pembangunan Maluku Utara, memberi ruang, dukungan, dan keberpihakan agar potensi daerah kepulauan tidak hanya terlihat di peta, tetapi benar-benar terwujud dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Sarmin menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa keselarasan arah dan kekuatan perencanaan merupakan kunci untuk menjemput masa depan daerah.
“Ketika arah sudah sejalan, langkah menjadi lebih pasti. Ketika perencanaan dipersatukan, masa depan bukan lagi sekadar angan, melainkan tujuan yang sedang kita jemput bersama,” pungkasnya. (*)
| SKM Online Dorong Layanan Publik Malut Meningkat, Capaian Tembus 127 Persen |
|
|---|
| Gelombang Tinggi 15–18 April 2026, Gubernur Malut Ingatkan Risiko Kecelakaan Laut |
|
|---|
| Pengawasan Hutan di Maluku Utara Masih Dikendalikan Pusat |
|
|---|
| 80 Persen Izin Pinjam Pakai Hutan di Malut untuk Tambang |
|
|---|
| Daftar 27 Kepala SMA-SMK se Maluku Utara yang Baru Dilantik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sarmin-s-adam-2.jpg)