Rabu, 13 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Gubernur Maluku Utara Resmikan Kolam Renang Lanal Ternate

“Ini adalah (kolam renang) investasi pada kualitas sumber daya manusia TNI AL, "kata Gubernur Maluku Utara Sherly Laos

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemprov Maluku Utara
AGENDA: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menandatangani prasasti tanda diresmikan kolam renang militer Tirta Jala Kie Raha milik Lanal Ternate, Sabtu, (14/2/2026). 

Ringkasan Berita:1. Gubernur Maluku Utara Sherly Laos meresmikan kolam renang militer Tirta Jala Kie Raha milik Pangkalan TNI-AL Ternate
2. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol untuk membuka tirai yang disaksikan Forkopimda Maluku Utara, Sabtu, (14/2/2026)
3. Kata Gubernur, dengan diresmikan kolam renang ini tidak boleh dimaknai hanya sebagai penambahan fasilitas fisik

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE  - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos meresmikan kolam renang militer Tirta Jala Kie Raha milik Pangkalan TNI-AL Ternate

Peresmian ditandai dengan penekanan tombol untuk membuka tirai yang disaksikan Forkopimda Maluku Utara, Sabtu, (14/2/2026).

Kata Gubernur, dengan diresmikan kolam renang ini tidak boleh dimaknai hanya sebagai penambahan fasilitas fisik. 

“Ini adalah investasi pada kualitas sumber daya manusia TNI AL. Kolam renang adalah ruang pembinaan fisik, mental, dan disiplin. Di sinilah ketahanan tubuh ditempa, refleks dilatih, dan kesiapsiagaan diasah,” kata Gubernur usai meresmikan kolam renang.

Baca juga: Program BPBL Dorong “Maluku Utara Terang”

Sherly juga mengatakan Maluku Utara sebagai provinsi kepulauan, kemampuan renang dan selam bukan sekadar keterampilan olahraga, tetapi kompetensi dasar maritim. 

Laut adalah ruang tugas TNI AL, dan penguasaan medan laut dimulai dari penguasaan tubuh di air.

“Saya juga ingin menyampaikan selamat kepada para prajurit yang hari ini menerima Brevet Scuba Diver. Dan lewat peresmian kolam ini kedepan menjadi aset untuk keperluan olahraga selam dan lainya,” kata Gubernur.

Ini bukan simbol semata, tetapi pengakuan atas kemampuan, kedisiplinan, dan profesionalisme. Selam adalah keterampilan yang menuntut ketenangan, ketepatan, dan keberanian nilai-nilai yang juga menjadi karakter utama seorang prajurit laut.

“Saya berharap kolam renang ini tidak hanya menjadi fasilitas internal, tetapi juga menjadi wahana pengenalan dan pengembangan olahraga selam, khususnya selam rekreasi, tentu dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kewenangan TNI AL,” bebernya.

Maluku Utara memiliki kekayaan bawah laut kelas dunia. Dari Morotai, Halmahera, hingga Kepulauan Sula, laut bukan hanya strategis secara pertahanan, tetapi juga bernilai besar bagi pariwisata dan ekonomi daerah. 

TNI AL, dengan disiplin dan standar keselamatan yang dimiliki, memiliki posisi strategis untuk menjadi pelopor budaya selam yang aman, terlatih, dan bertanggung jawab.

Kolam renang ini bisa menjadi ruang awal pengenalan selam, tempat membangun minat, keterampilan dasar, dan kesadaran keselamatan, sebelum masyarakat terutama generasi muda mengenal laut secara lebih luas.

Bagi Pemerintah Provinsi Maluku Utara, memandang sinergi dengan TNI AL bukan hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia maritim. 

“Ketika TNI AL kuat, profesional, dan dekat dengan karakter wilayahnya, maka daerah ini juga menjadi lebih aman, lebih percaya diri, dan lebih maju,” jelansya.

Dengan fasilitas seperti kolam renang ini adalah bagian penting untuk itu Pemerintah Provinsi Maluku Utara, menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan kapasitas jasmani, ketangkasan, dan profesionalitas TNI Angkatan Laut. 

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved