Minggu, 12 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ramadan 2026

Sidang Isbat Awal Ramadan Digelar Hari Ini, Berikut Lokasi Pemantauan Hilal di Maluku Utara

Pemantauan hilal awal Ramadan 1447 H akan dilakukan di 96 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Selasa (17/2/2026) sore

Tribunternate.com/Randi Basri
RAMADAN - Proses pengamatan Hilal di Ternate beberapa tahun lalu. Dua lokasi pemantauan hilal Ramadan 1447 H/2026 M di Maluku Utara yakni Pantai Ropu Tengah Balu, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat dan Pantai Afe Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate. Pemantauan hilal atau rukyatul hilal awal Ramadan 1447 H/2026 M akan dilakukan di 96 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Selasa (17/2/2026) sore. 
Ringkasan Berita:
  1. Pemantauan hilal atau rukyatul hilal awal Ramadan 1447 H akan dilakukan di 96 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Selasa (17/2/2026) sore.
  2. Dua lokasi pemantauan hilal berada di Maluku Utara yakni Pantai Ropu Tengah Balu, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat dan Pantai Afe Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate
  3. Hasil pemantauan hilal tersebut nantinya akan dipaparkan pada sidang isbat awal Ramadan 1447 H.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Pemantauan hilal atau rukyatul hilal awal Ramadan 1447 H/2026 M akan dilakukan di 96 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, Selasa (17/2/2026) sore. 

Dua lokasi pemantauan hilal berada di Maluku Utara yakni:

1. Pantai Ropu Tengah Balu, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat

2. Pantai Afe Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate

Hasil pemantauan hilal tersebut nantinya akan dipaparkan pada sidang isbat awal Ramadan 1447 H yang akan digelar di Auditorium H M Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, pada 17 Februari 2026.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Maluku Utara Selasa 17 Februari 2026 : Hujan Ringan Guyur Ternate hingga Morotai

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Abu Rokhmad menyampaikan hal tersebut dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/2/2026).

"Sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatul hilal. Pemerintah berupaya memastikan penetapan awal Ramadan dilakukan secara ilmiah, transparan, dan melibatkan seluruh unsur terkait," ujar Abu Rokhmad. 

Dirinya mengungkapkan berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 19.01 WIB.

Abu menjelaskan, posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di bawah ufuk, dengan ketinggian berkisar -2° 24 menit 42 detik hingga -0° 58 menit 47 detik, serta sudut elongasi 0° 56 menit 23 detik hingga 1° 53 menit 36 detik.

Data ini sesuai dengan kriteria visibilitas yang digunakan MABIMS sehingga hilal belum memenuhi syarat terlihat secara teoritis.

Untuk melengkapi data hisab, Kemenag melaksanakan rukyatulhilal di 96 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pengamatan ini dilakukan oleh kantor wilayah kemenag provinsi dan kantor kemenag kabupaten/kota bekerja sama dengan Pengadilan Agama, ormas Islam, serta instansi terkait lainnya.

Baca juga: Ramalan Kecocokan Shio 2026: Pasangan Ideal & Jodoh 12 Shio

Hasil rukyat dari seluruh titik tersebut menjadi bahan utama pembahasan dalam sidang isbat.

Abu Rokhmad menambahkan, keputusan akhir penetapan 1 Ramadan 1447 H akan diumumkan usai sidang selesai, melalui konferensi pers.

"Hasil hisab dan rukyat akan kami bahas bersama. Keputusan akhir disampaikan kepada masyarakat agar menjadi pedoman bersama umat Islam di Indonesia," katanya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved