Ramadan 2026
Hemat Belanja Kebutuhan Ramadan, Ini Strategi Agar Pengeluaran Tak Membengkak
Mulai dari bahan pokok, aneka takjil, hingga kebutuhan tambahan seperti kurma dan sirup, semuanya terasa lebih banyak dari biasanya
Penulis: Sitti Muthmainnah | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM – Memasuki bulan Ramadan, kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.
Mulai dari bahan pokok, aneka takjil, hingga kebutuhan tambahan seperti kurma dan sirup, semuanya terasa lebih banyak dari biasanya.
Tanpa perencanaan yang matang, pengeluaran selama Ramadan bisa membengkak. Namun, dengan strategi yang tepat, belanja kebutuhan puasa tetap bisa hemat tanpa mengurangi kualitas menu sahur dan berbuka.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Kabupaten Kepulauan Sula, Senin 23 Februari 2026
Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan agar anggaran Ramadan tetap terkendali:
1. Susun Menu dan Daftar Belanja
Langkah awal yang penting adalah membuat rencana menu sahur dan buka puasa, minimal untuk satu minggu. Dari menu tersebut, turunkan menjadi daftar belanja yang rinci.
Dengan daftar belanja, risiko membeli barang di luar kebutuhan bisa diminimalisir. Cara ini juga membantu menghindari pembelian impulsif yang sering terjadi saat melihat promo.
2. Tetapkan Anggaran Khusus Ramadan
Pisahkan anggaran kebutuhan Ramadan dari pengeluaran rutin bulanan. Bagi menjadi beberapa pos seperti bahan pokok, lauk-pauk, sayur-mayur, dan takjil.
Belanja mingguan dinilai lebih efektif dibanding belanja harian, karena dapat mengurangi frekuensi keluar rumah sekaligus menghindari godaan membeli makanan tambahan.
3. Manfaatkan Promo dengan Bijak
Menjelang Ramadan, banyak toko dan pusat perbelanjaan menawarkan potongan harga untuk produk tertentu seperti minyak goreng, gula, tepung, hingga minuman sirup.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap selektif dan membeli sesuai kebutuhan, bukan semata karena tergiur diskon.
4. Pilih Waktu Belanja yang Tepat
Berbelanja dalam kondisi lapar, terutama menjelang waktu berbuka, sering kali membuat seseorang membeli lebih banyak makanan dari yang direncanakan.
Karena itu, disarankan belanja di pagi hari atau setelah makan agar keputusan lebih rasional.
5. Masak Sendiri Takjil
Membuat takjil sendiri seperti kolak, es buah, puding, atau gorengan sederhana dapat menekan pengeluaran harian. Selain lebih hemat, kebersihan dan kualitas bahan juga lebih terjamin.
Jika dihitung, pengeluaran membeli takjil setiap hari bisa jauh lebih besar dibanding membuatnya sendiri di rumah.
6. Beli Bahan Tahan Lama dalam Jumlah Besar
Untuk bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak, membeli dalam kemasan besar biasanya lebih ekonomis. Namun, pastikan penyimpanan aman agar kualitas tetap terjaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Aktivitas-jual-beli-di-Pasar-Higienis-Bahari-Berkesan-Ternate-Maluku-Utara-Minggu-1782025.jpg)