Diterkam Buaya, Warga Desa Gitaraja Tidore Ditemukan Meninggal
Seorang warga Desa Gitaraja, lingkungan RT 06/RW 03, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, atas nama Mahmud Kasim
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Seorang warga Desa Gitaraja, lingkungan RT 06/RW 03, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, atas nama Mahmud Kasim, sebelumnya dilaporkan diduga diterkam buaya saat mencari ikan di pesisir pantai Gita.
- Korban sempat dinyatakan hilang usai pergi memanah ikan pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIT.
- Ia membawa alat panah ikan dan senter. Namun hingga malam hari, korban tidak kembali ke rumah.
TRIBUNTERNATE.COM – Seorang warga Desa Gitaraja, lingkungan RT 06/RW 03, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, atas nama Mahmud Kasim, sebelumnya dilaporkan diduga diterkam buaya saat mencari ikan di pesisir pantai Gita.
Korban sempat dinyatakan hilang usai pergi memanah ikan pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIT.
Ia membawa alat panah ikan dan senter. Namun hingga malam hari, korban tidak kembali ke rumah.
Baca juga: 300 Kg Kerang Dara Hidup Asal Maluku Utara Diekspor ke Thailand
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando J. Rugebret, mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian tersebut dari Jufri Adam sekitar pukul 12.05 WIT, Senin (23/2/2026).
Tim SAR gabungan kemudian dipersiapkan dan bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) dengan membawa peralatan SAR laut dan evakuasi.
Sebelumnya, keluarga bersama warga setempat telah melakukan pencarian mandiri dan menemukan peralatan milik korban berupa panah ikan, senter, serta puluhan ikan hasil tangkapan di sekitar pesisir. Warga menduga korban diterkam buaya yang kerap muncul di perairan tersebut.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah Maluku Utara Besok Selasa 24 Februari 2026 Lengkap
Setelah laporan diterima, unsur SAR yang terlibat dalam operasi antara lain Basarnas Ternate, BPBD Kota Tidore Kepulauan, Polsek setempat, keluarga korban, serta masyarakat Desa Gitaraja.
“Unsur yang terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR antara lain Basarnas Ternate, BPBD Kota Tidore Kepulauan, Polsek setempat, keluarga korban dan masyarakat Desa Gitaraja,” pungkas Ferdinando.
Namun, informasi yang diperoleh TribunTernate.com pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 15.15 WIT , korban akhirnya ditemukan oleh warga setempat di area bakau sekitar lokasi kejadian dalam keadaan meninggal. (*)
| Kasus KDRT Eks Brimob di Ternate Masuk Tahap I, Penyidik Limpahkan Berkas ke Jaksa |
|
|---|
| Bupati Halmahera Timur Instruksikan Penertiban Hewan Ternak di 3 Kecamatan |
|
|---|
| IPK 3,75 dan Tekad Kuat, Yudhoyono Tandey Tembus Lulusan Terbaik UT Ternate |
|
|---|
| Ancaman PHK Massal Mengintai Maluku Utara, Dampak Pemangkasan Produksi Nikel Mulai Terasa |
|
|---|
| Kerusakan 99 Persen, Kerugian Kebakaran di SMA Negeri 7 Ternate Ditaksir Capai Rp2 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/basarnas-ternate-buaya-di-gitaraja.jpg)