Polda Malut
Kapolda Maluku Utara Minta Semua Personilnya Teladani Kapolri ke 5 Jenderal Polisi Hoegeng
"Mari membangun kepolisian yang benar-benar mengabdi kepada rakyat, bukan kepada kepentingan, "harap Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono menamai kantornya dengan nama Gedung Hoegeng Imam Santoso
2. Pemberian nama bertujuan agar spirit, kejujuran, keberanian dan kesederhanaan Jendral Hoegeng selalu tertanam di hati personel Polri khususnya di Maluku Utara
3. Kapolda: Mari kita membangun kepolisian yang benar-benar mengabdi kepada rakyat, bukan kepada kepentingan pribadi atau golongan
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono menamai kantornya dengan nama Gedung Hoegeng Imam Santoso.
Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Hoegeng Iman Santoso (1921–2004) adalah Kapolri ke 5 (1968–1971) yang dikenal sebagai ikon kejujuran, integritas, dan kesederhanaan tertinggi di kepolisian Indonesia.
Ia berani memberantas korupsi, menolak suap, dan hidup bersahaja, bahkan menolak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan demi menjaga prinsip.
Poin-poin penting mengenai Jenderal Hoegeng:
1. Julukan "Polisi Paling Jujur": Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah berseloroh bahwa hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur, dan Hoegeng.
Baca juga: Respons Kapolres Morotai Usai Bripda RM alias Rian Diadukan ke Propam Mabes Polri
2. Karier Kepolisian: Lahir di Pekalongan, 14 Oktober 1921, Hoegeng memulai karir dari bawah, pernah menjadi Kepala Reserse Kriminal di Sumatera Utara, Dirjen Imigrasi, dan Menteri Iuran Negara sebelum menjabat Kapolri.
3. Tindakan Tegas: Sebagai Kapolri, ia membongkar kasus penyelundupan mobil mewah dan menolak suap berupa perabotan rumah mewah dari bandar judi di Medan.
4. Kesederhanaan dan Integritas: Hoegeng tidak menyalahgunakan jabatan. Istrinya, Merry Roeslani, bahkan menutup toko bunga keluarganya agar tidak ada penyalahgunaan wewenang.
5. Pasca Pensiun: Setelah pensiun, ia aktif sebagai pelukis, penyiar radio, dan pemusik bersama grup Hawaiian Seniors di TVRI.
6. Wafat: Hoegeng wafat pada 14 Juli 2004 dan dimakamkan di Pemakaman Giri Tama, Bogor, bukan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, sesuai permintaannya
Inspirasi
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono mengatakan, pemberian nama bertujuan agar spirit, kejujuran, keberanian dan kesederhanaan Jendral Hoegeng selalu tertanam di hati personel Polri khususnya di Maluku Utara.
Baca juga: 2 Residivis Kasus Sabu Diamankan Satnarkoba Polres Ternate
"Diharapkan polisi-polisi Polda Maluku Utara menjadi orang-orang yang terinspirasi dengan integritas, pelayanan dan kesederhanaan yang tinggi, "harapnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (1/3/2026).
Ia juga berharap, di era modern yang serba cepat dan penuh godaan ini, teladan Jenderal Hoegeng menjadi semakin relevan.
"Mari membangun kepolisian yang benar-benar mengabdi kepada rakyat, bukan kepada kepentingan pribadi atau golongan, "tandasnya. (*)
| Bidhumas Polda Maluku Utara Raih 3 Penghargaan Nasional pada Rakernis Humas Polri 2026 |
|
|---|
| Peringkat Pertama Penyelesaian Kasus, Kapolda Malut Apresasi Polres Ternate |
|
|---|
| Maksud dan Tujuan Polda Maluku Utara Jalin Kerja Sama dengan PT Feni Haltim |
|
|---|
| Gelar Operasional Triwulan I, Kapolda Maluku Utara Soroti Kenaikan Gangguan Kamtibmas |
|
|---|
| 58 SIM Sudah Diterbitkan, Polda Malut Gratiskan Layanan untuk Warga Sibenpopo dan Banemo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kapolda-Maluku-Utara-Irjen-Pol-Waris-Agono-menamai-kantornya-dengan-nama-Gedung-Hoegeng-Imam-Santoso.jpg)