Rabu, 8 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Buka Kampung Ramadan

Sherly Laos menyampaikan bahwa Kampung Ramadan 2026 merupakan perhelatan perdana yang mengintegrasikan berbagai tenant UMKM dalam satu kawasan terpadu

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemprov Maluku Utara
AGENDA: Gubernur Malut Sherly Laos berbicara dalam kegiatan tersebut. Ia membuka dengan resmi Kampung Ramadan 

Ringkasan Berita:1. Pemprov Maluku Utara resmi membuka gelaran Kampung Ramadan di Taman Sultan Tidore, Senin (2/3/2026) di Sofifi
2. Acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini menjadi inisiatif strategis pemerintah dalam menggeliatkan ekonomi lokal, sekaligus mempererat silaturahmi lintas sektor di bulan Ramadan ini
3. Acara peresmian Kampung Ramadan juga diisi dengan tausiyah rohani oleh Ustad Muhammad Nur

Rilis

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara resmi membuka gelaran Kampung Ramadan di Taman Sultan Tidore, Senin (2/3/2026) di Sofifi.

Acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini menjadi inisiatif strategis pemerintah dalam menggeliatkan ekonomi lokal, sekaligus mempererat silaturahmi lintas sektor di bulan Ramadan ini.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Gubernur Maluku Utara Sherly Laos bersama Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, jajaran pimpinan Forkopimda, Sekprov Maluku Utara Samsuddin A Kadie, Pimpinan OPD serta tokoh masyarakat.

Acara peresmian Kampung Ramadan juga diisi dengan tausiyah rohani oleh Ustad Muhammad Nur.

Baca juga: Kode Redeem Mobile Legends Selasa 3 Maret 2026, Daftar Reward Gratis MLBB

Dalam sambutannya, Sherly Laos menyampaikan bahwa Kampung Ramadan 2026 merupakan perhelatan perdana yang mengintegrasikan berbagai tenant UMKM dalam satu kawasan terpadu.

Berdasarkan tinjauan lapangan, inisiatif ini memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para pedagang.

"Saya sudah survei langsung, pendapatan rata-rata UMKM di sini berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 900.000 per hari."

"Dengan estimasi omzet minimal Rp 15 juta sebulan, ini menjadi modal yang sangat baik bagi pelaku usaha dalam menyambut Lebaran, "ungkap Sherly Laos.

Lanjutnya, Pemprov Maluku Utara berkomitmen menjadikan perhelatan tahun ini sebagai bahan evaluasi.

Jika saat ini diikuti oleh 30 tenant, pemerintah menargetkan partisipasi yang lebih besar dan fasilitas yang lebih representatif pada tahun mendatang.

Selain fokus pada sentra pertumbuhan ekonomi, Sherly Laos menekankan pentingnya menjaga etos kerja bagi ASN di bulan Ramadan ini.

Ia mengingatkan agar ibadah puasa tidak menjadi alasan menurunnya produktivitas, terutama memasuki fase pertengahan Ramadan.

"Jangan banyak timbus (tidur sore menunggu buka). Produktivitas harus tetap terjaga, "tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kesejahteraan, Pemprov Maluku Utara mengambil kebijakan percepatan pencairan hak ASN berupa Gaji Maret yang telah dicairkan pada minggu terakhir Februari.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved