Pemprov Malut
Gubernur Maluku Utara Genjot Simpul Perekonomian Nelayan Desa Sidangoli Dehe Melalui KUR
KUR untuk nelayan Maluku Utara agar dari bertahan menjadi berkembang, dari bergantung menjadi mandiri dan dari informal menjadi profesional
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Salah satu misi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dan Sarbin Sehe adalah mempercepat dan pemerataan ekonomi rakyat, sekaligus mendorong simpul-simpul perkonomian rakyat2. Oleh sebab itu, dengan adanya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah, diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor riil dalam peningkatan pertumbuhan perkonomian
Rilis
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Salah satu misi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dan Sarbin Sehe adalah mempercepat dan pemerataan ekonomi rakyat, sekaligus mendorong simpul-simpul perkonomian rakyat dengan tetap berorientasi pada kemitraan dan pengembangan potensi lokal.
Oleh sebab itu, dengan adanya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah, diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor riil dalam peningkatan pertumbuhan perkonomian.
Menurut Gubernur perempuan pertama di tanah Moloku Kie Raha tersebut, tujuan sosialisasi KUR untuk membantu para nelayan agar menjadi nelayan yang dari bertahan menjadi berkembang, dari bergantung menjadi mandiri dan dari informal menjadi profesional.
Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerjanya ke kampung nelayan Desa Sidangoli Dehe, Halmahera Barat, Selasa (3/3/2026).
Baca juga: 1.000 Paket Pangan Murah di Bulan Berkah: Warga Desa Sidangoli Gam Halmahera Barat Full Senyum
Kata Sherly Laos, pemerintah hanya sebagai regulator dan fasilitator untuk nelayan melalui kolaborasi dan sinergi program antara Pemprov bersama PT. Bank BRI sebagai upaya permodalan bagi nelayan melalui KUR.
"Maluku Utara ini ada 36 ribu nelayan sementara setiap tahun sekitar 200 kapal yang diberikan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, "ungkapnya.
Melalui sosialisasi ini, ia berharap nelayan Maluku Utara ke depan agar lebih mandiri lagi terutama dalam pola manajemennya.
"Pemrov hanya membantu mesin 15 Pk sedangkan untuk kapal nelayan bisa melalui KUR, begitu juga bagi nelayan yang tidak memiliki mesin, maka kapal juga melalui KUR, "ucapnya.
Untuk pinjaman KUR sendiri diangka Rp 35 juta cicilan per bulan Rp 600 ribu, untuk Rp 40 juta cicilan per bulan Rp 700 ribu dan Rp 50 juta cicilannya Rp 900 ribu per bulan.
Sosialisasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya para nelayan yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
Baca juga: Rezeki Mengalir! 6 Shio Membawa Keberuntungan dan Kemakmuran Rabu 4 Maret 2026
Dalam jalannya sosialisasi juga dilakukan sesi dialog interaktif langsung dengan perwakilan masyarakat.
Beberapa pertanyaan yang diajukan terkait proses pengajuan KUR, dan permintaan bantuan ternak hewan kambing.
Selain berbagi keberkahan kepada para nelayan, diakhir acara Sherly Laos juga berbagi keberkahan kepada anak-anak yang berada di lokasi. (*)
| Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Curhat Soal Tambang ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia |
|
|---|
| Dari Laut untuk Sejahtera: Gubernur Sherly Laos Dorong Revolusi Perikanan Maluku Utara |
|
|---|
| Pemulihan Pascagempa Ternate, Gubernur Malut Pastikan Bantuan dan Program RTLH Tepat Sasaran |
|
|---|
| Potensi Besar, Pemprov Malut Dorong Perikanan dan Budidaya di Halmahera Selatan |
|
|---|
| Pemprov Malut Fokus Pertanian dan Investasi untuk Akselerasi Ekonomi 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Program-KUR-dari-Pemprov-Maluku-Utara.jpg)