Jumat, 1 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Jelang Nyepi dan Idulfitri, Kominda Malut Koordinasi Antisipasi Kerawanan Daerah

Kominda Maluku Utara menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi potensi kerawanan menjelang perayaan Hari Nyepi

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Tribunternate.com
RAKOR - Sekretaris Komite Intelijen Daerah (Kominda) Maluku Utara, Armin Zakaria. Kominda Maluku Utara menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi potensi kerawanan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idulfitri 1447 Hijriah. Rakor ini melibatkan unsur pengamanan wilayah serta pemerintah daerah, Jumat (13/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Kominda Maluku Utara menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi potensi kerawanan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idulfitri 1447 Hijriah.
  2. Rakor ini melibatkan unsur pengamanan wilayah serta pemerintah daerah.
  3. Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah isu strategis, mulai dari peningkatan mobilitas masyarakat, stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga pengamanan arus transportasi dan ketertiban masyarakat menjelang dua hari besar keagamaan.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI — Unsur pengamanan wilayah bersama pemerintah daerah di Maluku Utara menggelar rapat koordinasi lintas sektoral guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komite Intelijen Daerah (Kominda) Maluku Utara, Armin Zakaria, pada Jumat (13/3/2026) di Ternate.

Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan kondisi ekonomi, situasi keamanan daerah, hingga pelaksanaan sejumlah program pembangunan yang sedang berjalan di Maluku Utara.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Ternate Besok Minggu 15 Maret 2026: Lengkap Jam Salat, Imsak dan Buka Puasa

Pertemuan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antarinstansi agar stabilitas daerah tetap terjaga dan program pemerintah dapat berjalan secara efektif.

Menjelang dua hari besar keagamaan tersebut, pemerintah memprediksi akan terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan. Selain itu, permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok juga diperkirakan meningkat.

Kondisi tersebut dinilai memerlukan langkah antisipatif, terutama dalam menjaga stabilitas harga, kelancaran distribusi bahan pokok, serta keamanan di berbagai titik aktivitas masyarakat.

Pada tahun ini, perayaan Nyepi juga bertepatan dengan malam takbiran Idulfitri yang dirayakan oleh sebagian umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah. Situasi tersebut mendorong perlunya penguatan koordinasi lintas sektor, terutama dalam pengamanan arus transportasi, pengawasan distribusi bahan pokok, serta pengendalian ketertiban masyarakat.

Selain isu keamanan dan ekonomi, forum koordinasi ini juga membahas perkembangan sejumlah program pembangunan di Maluku Utara. Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain program makan bergizi gratis, layanan kesehatan bagi peserta didik, serta berbagai program pembangunan desa.

Program-program tersebut diketahui telah menjangkau ribuan penerima manfaat di berbagai wilayah. Namun dalam pelaksanaannya masih dihadapkan pada sejumlah kendala, seperti keterbatasan logistik, tantangan geografis wilayah kepulauan, serta kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada momentum bulan Ramadan.

Di sektor kesehatan masyarakat, pemerintah juga menyoroti meningkatnya kasus HIV/AIDS di beberapa wilayah Maluku Utara. Kondisi ini dinilai membutuhkan penguatan layanan kesehatan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta langkah pencegahan yang lebih terkoordinasi.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Ekstra Dropping 1,3 Juta Liter Minyak Tanah di Papua–Maluku

Upaya tersebut diharapkan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat dan tokoh agama, guna memperkuat edukasi publik sekaligus memperluas jangkauan program pencegahan.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan antara instansi pemerintah dan para pemangku kepentingan, diharapkan stabilitas daerah dapat terus terjaga.

Dengan demikian, berbagai program pembangunan di Maluku Utara dapat berjalan optimal sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan nasional. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved