Jumat, 8 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gunung Dukono Erupsi

BREAKING NEWS : Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara, Tim SAR Sisir Lokasi 20 Pendaki Terjebak

Tim SAR gabungan dari Basarnas Ternate melakukan evakuasi terhadap 20 pendaki yang terjebak akibat erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Istimewa
ERUPSI - Tim SAR gabungan dari Basarnas Ternate melakukan evakuasi terhadap 20 pendaki yang terjebak akibat erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (8/5/2026). Dalam insiden tersebut, dua warga negara asing dilaporkan meninggal dunia dan satu pendaki lainnya masih dalam pencarian. 
Ringkasan Berita:
  1. Tim SAR gabungan dari Basarnas Ternate melakukan evakuasi terhadap 20 pendaki yang terjebak akibat erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (8/5/2026).
  2. Dalam insiden tersebut, dua warga negara asing dilaporkan meninggal dunia dan satu pendaki lainnya masih dalam pencarian.
  3. Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan proses evakuasi dilakukan setelah Basarnas menerima sinyal darurat (SOS) dari perangkat Garmin di kawasan Gunung Dukono.

TRIBUNTERNATE.COM  - Tim SAR gabungan Basarnas Ternate saat ini mengevakuasi 20 pendaki yang terjebak akibat adanya aktivitas erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026). 

Saat ini tim SAR gabungan di Halmahera Utara sudah menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani mengaku, proses pencarian ini setelah Basarnas Command Center (BBC) menerima deteksi sinyal darurat (SOS).

Baca juga: 5 Shio Paling Beruntung Sabtu 9 Mei 2026, Rezeki untuk Kambing hingga Monyet

Dari perangkat Garmin pada titik koordinat 1°42'13.7"N 127°52'50.2"E.  Laporan tersebut selaras dan telah dikonfirmasi oleh Kepala Desa Mamuya.

Ia menginformasikan bahwa di lokasi tersebut, tepatnya di kawasan Gunung Dukono terdapat sejumlah pendaki yang mengalami luka-luka akibat terdampak aktivitas erupsi Gunung Dukono. 

“Menindaklanjuti insiden darurat tersebut, Kepala Desa Mamuya secara resmi meminta bantuan SAR untuk proses evakuasi para korban,” kata Iwan saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).

Iwan Ramdani juga mengaku, merespon hal tersebut dan Lokasi Kejadian berada di wilayah Kantor SAR Ternate, pada pukul 09.56 WIT, Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama potensi SAR langsung dikerahkan menuju Posko Pengamatan Gunung Dukono. 

Tim kemudian berkoordinasi dengan Polres dan BPBD Kabupaten Halmahera Utara terkait situasi terkini. 

Selanjutnya menuju LKP untuk mengevakuasi para pendaki dengan selalu mempertimbangkan kondisi cuaca di lokasi tersebut. 

“Berdasarkan keterangan yang diperoleh, diketahui total korban keseluruhan berjumlah 20 orang dan terdapat WNA Asal Singapura,” ujarnya.

Baca juga: Emas Antam Turun Tipis, Cek Rincian Harga dan Buyback Terbaru Jumat 8 Mei 2026

Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus berupaya menuju LKP untuk melakukan evakuasi korban. 

Unsur yang terlibat Basarnas Pos SAR Tobelo, Polres Halut, Kodim Tobelo, BPBD Halut, Masyarakat setempat.

“Untuk data update akan kami sampaikan saat ini tim masih berada di lapangan,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved