Pemprov Malut
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf Terima Audiensi Gubernur Maluku Utara Sherly Laos
Menhaj dan Pemprov Maluku Utara menyepakati adanya kerja sama penguatan edukasi manasik haji yang lebih mendalam
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Menhaj RI Mochamad Irfan Yusuf, menerima kunjungan audiensi Gubernur Maluku Utara Sherly Laos2. Pertemuan strategis ini berfokus pada upaya peningkatan kualitas pelayanan, penguatan koordinasi serta perluasan aksesibilitas jemaah haji3. Menhaj: Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki ekosistem pelayanan haji dan umrah
Rilis
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf, menerima kunjungan audiensi Gubernur Maluku Utara Sherly Laos di Kantor Kementerian Haji dan Umrah RI, Jakarta.
Pertemuan strategis ini berfokus pada upaya peningkatan kualitas pelayanan, penguatan koordinasi serta perluasan aksesibilitas bagi jemaah haji dan umrah asal Maluku Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Menhaj menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan jemaah mendapatkan hak-haknya secara maksimal selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki ekosistem pelayanan haji dan umrah, terutama bagi jemaah di wilayah Indonesia Timur," ujar Menhaj pada Selasa (17/3/2026) yang dikutip dilaman resmi Kemenhaj.go.id.
Baca juga: Polsek Ternate Selatan Sita 5 Jerigen Cap Tikus Siap Edar
Poin lain yang juga dibahas adalah terkait optimalisasi kuota haji bagi Provinsi Maluku Utara guna memberikan kepastian bagi jemaah yang telah berada dalam daftar tunggu (waiting list) yang cukup panjang.
Menhaj menekankan pentingnya keadilan distribusi kuota di tingkat kabupaten/kota agar berjalan secara transparan dan akuntabel.
Selain itu, fokus pembahasan juga mencakup pada peningkatan infrastruktur pendukung dan akses transportasi bagi jemaah asal Maluku Utara guna memastikan kenyamanan mobilitas, baik saat keberangkatan dari daerah asal maupun selama berada di Arab Saudi.
Pada kesempatan yang sama, Kementerian Haji dan Umrah bersama Pemprov Maluku Utara juga berkoordinasi mengenai standardisasi skrining kesehatan agar sesuai dengan regulasi terbaru Pemerintah Arab Saudi.
"Mengingat tingginya persentase jemaah lanjut usia, perlu adanya pemahaman bagi para petugas haji pendamping terhadap budaya dan bahasa lokal Maluku Utara untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah," tambah Menhaj.
Sementara itu, untuk meningkatkan kemandirian jemaah, kedua belah pihak menyepakati adanya kerja sama penguatan edukasi manasik yang lebih mendalam.
Baca juga: 100 Orang Ikut Mudik dan Mudik Balik Gratis Presisi 2026 Polda Maluku Utara
Hal ini mencakup pemahaman tata cara ibadah hingga sosialisasi regulasi terbaru di Tanah Suci agar jemaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan tertib.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengapresiasi respons cepat Kementerian Haji dan Umrah dalam mengakomodasi kebutuhan spesifik jemaah dari wilayahnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan haji dan umrah yang lebih inklusif dan berkualitas bagi masyarakat Maluku Utara.(*)
| Dinas PUPR Malut Mulai Perbaiki Jalan Rusak Ruas Jailolo - Sidangoli Halbar, Anggaran Rp5 Miliar |
|
|---|
| Pelajar Malut Unjuk Inovasi Robotik, SMAN 2 Ternate Jadi Panggung Talenta Teknologi Masa Depan |
|
|---|
| Pemprov Malut Siapkan 100 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026, Sherly Laos Fokus Stabilkan Harga Pangan |
|
|---|
| PAD Tembus Rp1 Triliun, Bapenda Maluku Utara Genjot Pengawasan Pajak Sektor Tambang |
|
|---|
| Buka Smanli Cup III, Staf Ahli Gubernur Malut Tekankan Sportivitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Haji-Maluku-Utara-2026.jpg)