Pemkot Ternate
Efisiensi BBM hingga Listrik, Pemkot Ternate Terapkan WFA bagi ASN 25-27 Maret 2026
Pemerintah Kota Ternate menerapkan WFA bagi ASN selama 25–27 Maret 2026, namun pelayanan publik tetap berjalan normal di seluruh OPD
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Ternate menerapkan sistem kerja dari rumah (WFH) bagi ASN selama 25–27 Maret 2026, namun pelayanan publik tetap berjalan normal di seluruh OPD.
- Sekda Rizal Marsaoly menegaskan layanan prioritas seperti di puskesmas, kantor lurah, dan dinas terkait tetap beroperasi demi masyarakat.
- Penerapan WFH dinilai efektif karena mampu menghemat anggaran operasional seperti BBM, listrik, dan air tanpa mengganggu pelayanan.
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Pemerintah kembali menerapkan kerja dari rumah atau work from anywhere alias WFA bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) seiring konflik di Timur Tengah yang memicu naiknya harga bahan bakar minyak.
Skema kerja seperti ini sebelumnya pernah diberlakukan saat pandemi Covid-19. Selepas pandemi, sejumlah instansi pun masih memberlakukannya di hari-hari tertentu.
Dengan pemberlakuan skema tersebut Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara turut memberlakukan penerapan skema WFA di lingkup Pemkot Ternate.
Baca juga: 12 Ramalan Shio Lengkap Rabu 25 Maret 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki
Meski adanya penerapan skema tersebut, Rizal memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan dan diprioritaskan.
“Untuk skema WFA ini kita di Pemkot Ternate tetap ikut dan berlakukan bagi ASN,” kata Sekkot Ternate Rizal Marsaoly saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (25/3/2026).
Kata Rizal, penerapan WFA dimulai 25-27 Maret 2026 dan pada Senin 30 Maret aktif kembali secara normal.
“Jadi edaran pak Wali itu meski tiga hari kita WFA tetapi pelayanan kepada masyarakat akan diprioritaskan berlaku di semua OPD,” kata orang nomor tiga di Pemkot Ternate.
Rizal menegaskan, pelayanan Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kantor Lurah hingga pada OPD terkait tetap berjalan.
“Yang diinstruksikan itu fokus pelayanan di Puskesmas dan kantor Lurah itu yang terpenting,” bebernya.
Pelayanan di sejumlah OPD tetap berjalan. Masyarakat masih dapat mengakses layanan di Kantor Camat Moti, Dinas Ketenagakerjaan Kota Ternate, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kantor Camat Ternate Utara, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Dengan penerapan WFA ini, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah Kota Ternate memastikan seluruh layanan publik berjalan normal tanpa kendala.
Baca juga: Cuaca Maluku Utara Besok Kamis 26 Maret 2026, BMKG Prediksi Hujan Ringan dan Berawan
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, juga menyebut kebijakan WFA membantu efisiensi anggaran, terutama dalam penghematan BBM, listrik, dan air.
“Kenapa yang tadinya contoh satu kantor sebelum WFH biaya BBM, listrik dan air di angka Rp 12 juta, namun dengan penerapan WFH ini turun hanya Rp 9 juta ini ada efisiensi anggaran."
“Jelas bagi kami tidak masalah dengan WFA ini karena efisiensi kita dapat dan pelayanan juga kita tingkatkan. Untuk itu saya menghimbau kepada semua OPD walaupun WFH jalan pelayanan harus jadi prioritas kita,” pungkasnya. (*)
| Wali Kota Ternate Tauhid Soleman Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Aisyah Al Ilyas |
|
|---|
| Warga Serbu Kios Sigap Pangan, Wali Kota Ternate: Langkah Strategis Jaga Stabilitas Harga |
|
|---|
| M Tauhid Soleman Serahkan Bantuan Baznas Ternate untuk Warga Kurang Mampu |
|
|---|
| Pemkot Ternate Safari Ramadan Kedua di Masjid Al-Raudah Kelurahan Tobololo |
|
|---|
| Sekkot Ternate Rizal Marsaoly Hadiri GPM, Aksi Pengendalian Inflasi dan Perkuat Daya Beli |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/sekda-rizal-marsaoly.jpg)