BBM
Hari Ini Harga BBM di Halmahera Selatan Belum Naik, Meski Warga Merasa Khawtir
Di SPBU Labuha dan SPBU Babang, Halmahera Selatan, Pertalite masih Rp 10 ribu per liter, Pertamax Rp 12.600 per liter dan Dexlite Rp 14.500 per liter.
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. BBM di Halmahera Selatan, Maluku Utara belum mengalami pergerakan harga
2. Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina, harga beberapa jenis BBM subsidi dan nonsubsidi tidak naik.
3. Di SPBU Labuha dan SPBU Babang, harga Pertalite masih Rp 10 ribu per liter, Pertamax Rp 12.600 per liter dan Dexlite Rp 14.500 per liter
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - BBM di Halmahera Selatan, Maluku Utara belum mengalami pergerakan harga.
Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina, harga beberapa jenis BBM subsidi dan nonsubsidi tidak naik.
Di SPBU Labuha dan SPBU Babang, harga Pertalite masih Rp 10 ribu per liter, Pertamax Rp 12.600 per liter dan Dexlite Rp 14.500 per liter.
"Belum ada kenaikan harga, harga sekarang masih seperti yang lalu, "aku Jul (panggilan), petugas SPBU Labuha saat ditemui Tribunternate.com, Senin (30/3/2026).
Baca juga: Harga Hasil Bumi Unggulan di Halmahera Selatan Hari Ini: Kopra Anjlok, Pala Rp 90 Ribu per Kilogram
Menurutnya, perbedaan harga hanya ditemukan pada pedagang eceran pinggiran jalan.
Yang mana mereka menjual Pertalite dan Pertamax Rp 15 ribu per liter.
Meski begitu, isu kenaikan harga BBM mulai tersebar di Halmahera Selatan.
Di mana Kenaikan harga diperkirakan terjadi pada awal atau pertengahan April 2026.
Yusmin Manan (43), warga Labuha, berharap pemerintah daerah turut mengambil langkah antisipasi sebelum kenaikan harga terjadi.
"Minimal jangan naik tinggi dan tidak boleh ada kelangkaan. Itu saja yang kita khawatirkan, "ujarnya.
Selain beberapa jenis BBM tersebut, Yusmin meminta BBM jenis minyak tanah juga tidak boleh luput dari atensi.
Pasalnya, sebagian besar warga Halmahera Selatan masih bergantung dengan minyak tanah untuk kebutuhan dapur.
"Kita di sini beda dengan di Jawa yang rata-rata warganya pakai LPG. Kita masih pakai minyak tanah yang disubsidi pemerintah, "tandasnya.
Penyebab kenaikan harga BBM
Dikutip Tribunjateng.com, sejumlah jenis bahan bakar andalan masyarakat seperti Pertamax hingga Dex Series mengalami penyesuaian harga yang cukup signifikan di seluruh SPBU Pertamina.
Perubahan harga ini langsung menarik perhatian publik, khususnya para pengguna kendaraan pribadi yang selama ini bergantung pada BBM nonsubsidi untuk aktivitas harian.
PT Pertamina (Persero) sendiri, resmi mengumumkan penyesuaian harga BBM untuk periode Maret 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan secara nasional di seluruh jaringan SPBU Pertamina.
Di sisi lain, penyesuaian harga BBM ini disebut tidak lepas dari dinamika global yang memengaruhi sektor energi.
Baca juga: Syafrudin Soamole Gantikan Arwin Tamimi Jabat Kadis Perkim Taliabu
Beberapa faktor utama yang menjadi penyebab kenaikan antara lain tren harga minyak dunia, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta kondisi geopolitik internasional yang tengah memanas.
Ketegangan global dan konflik internasional turut memberikan tekanan pada harga energi, sehingga berdampak langsung pada kebijakan harga BBM di dalam negeri.
Perubahan harga ini merupakan bagian dari kewenangan PT Pertamina (Persero) bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keseimbangan pasar energi nasional. (*)
| Stok BBM Nonsubsidi di Halmahera Selatan Terjamin Meski Alami Kenaikan |
|
|---|
| Harga Dexlite di Halmahera Selatan Melonjak, Rp 24.150 per Liter, Penjualan Anjlok Drastis |
|
|---|
| Stok Pertalite di SPBU Bobong Taliabu 40 Ton: Pertamax 10 Ton |
|
|---|
| Sikapi Isu Kenaikan BBM, Diskoperindag Halmahera Selatan Minta Pedagang Jangan Main Harga |
|
|---|
| Update Harga BBM Maluku Utara Hari Ini Selasa 31 Maret: Tidak Ada Kenaikan, Stok Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Harga-BBM-di-halmahera-Selatan-Senin-30-Maret-2026.jpg)