Kamis, 4 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BBM

Hari Ini Harga BBM di Halmahera Selatan Belum Naik, Meski Warga Merasa Khawtir

Di SPBU Labuha dan SPBU Babang, Halmahera Selatan, Pertalite masih Rp 10 ribu per liter, Pertamax Rp 12.600 per liter dan Dexlite Rp 14.500 per liter.

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
BBM: Sejumlah pengendara saat sedang mengisi BBM di SPBU Labuha, Halmahera Selatan, Senin (30/3/2026). Di SPBU ini Pertalite masih Rp 10 ribu per liter, Pertamax Rp 12.600 per liter dan Dexlite Rp 14.500 per liter 
Ringkasan Berita:1. BBM di Halmahera Selatan, Maluku Utara belum mengalami pergerakan harga
2. Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina, harga beberapa jenis BBM subsidi dan nonsubsidi tidak naik.
3. Di SPBU Labuha dan SPBU Babang, harga Pertalite masih Rp 10 ribu per liter, Pertamax Rp 12.600 per liter dan Dexlite Rp 14.500 per liter

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - BBM di Halmahera Selatan, Maluku Utara belum mengalami pergerakan harga.

Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina, harga beberapa jenis BBM subsidi dan nonsubsidi tidak naik.

Di SPBU Labuha dan SPBU Babang, harga Pertalite masih Rp 10 ribu per liter, Pertamax Rp 12.600 per liter dan Dexlite Rp 14.500 per liter.

"Belum ada kenaikan harga, harga sekarang masih seperti yang lalu, "aku Jul (panggilan), petugas SPBU Labuha saat ditemui Tribunternate.com, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Harga Hasil Bumi Unggulan di Halmahera Selatan Hari Ini: Kopra Anjlok, Pala Rp 90 Ribu per Kilogram

Menurutnya, perbedaan harga hanya ditemukan pada pedagang eceran pinggiran jalan.

Yang mana mereka menjual Pertalite dan Pertamax Rp 15 ribu per liter.

Meski begitu, isu kenaikan harga BBM mulai tersebar di Halmahera Selatan.

BBM: Sejumlah pengendara saat sedang mengisi BBM di SPBU Labuha, Halmahera Selatan, Senin (30/3/2026).
BBM: Sejumlah pengendara saat sedang mengisi BBM di SPBU Labuha, Halmahera Selatan, Senin (30/3/2026). (TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani)

Di mana Kenaikan harga diperkirakan terjadi pada awal atau pertengahan April 2026.

Yusmin Manan (43), warga Labuha, berharap pemerintah daerah turut mengambil langkah antisipasi sebelum kenaikan harga terjadi.

"Minimal jangan naik tinggi dan tidak boleh ada kelangkaan. Itu saja yang kita khawatirkan, "ujarnya.

Selain beberapa jenis BBM tersebut, Yusmin meminta BBM jenis minyak tanah juga tidak boleh luput dari atensi.

Pasalnya, sebagian besar warga Halmahera Selatan masih bergantung dengan minyak tanah untuk kebutuhan dapur.

"Kita di sini beda dengan di Jawa yang rata-rata warganya pakai LPG. Kita masih pakai minyak tanah yang disubsidi pemerintah, "tandasnya.

Penyebab kenaikan harga BBM

Dikutip Tribunjateng.com, sejumlah jenis bahan bakar andalan masyarakat seperti Pertamax hingga Dex Series mengalami penyesuaian harga yang cukup signifikan di seluruh SPBU Pertamina.

Perubahan harga ini langsung menarik perhatian publik, khususnya para pengguna kendaraan pribadi yang selama ini bergantung pada BBM nonsubsidi untuk aktivitas harian.

PT Pertamina (Persero) sendiri, resmi mengumumkan penyesuaian harga BBM untuk periode Maret 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan secara nasional di seluruh jaringan SPBU Pertamina.

Di sisi lain, penyesuaian harga BBM ini disebut tidak lepas dari dinamika global yang memengaruhi sektor energi.

Baca juga: Syafrudin Soamole Gantikan Arwin Tamimi Jabat Kadis Perkim Taliabu

Beberapa faktor utama yang menjadi penyebab kenaikan antara lain tren harga minyak dunia, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta kondisi geopolitik internasional yang tengah memanas.

Ketegangan global dan konflik internasional turut memberikan tekanan pada harga energi, sehingga berdampak langsung pada kebijakan harga BBM di dalam negeri.

Perubahan harga ini merupakan bagian dari kewenangan PT Pertamina (Persero) bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keseimbangan pasar energi nasional. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved