Viral Lokal
Luruskan Pernyataan yang Sempat Viral, Aksandri Kitong Minta Maaf ke Masyarakat Maluku Utara
Pernyataan Aksandri Kitong berasal dari percakapan internal di grup WA DPC GAMKI Halmahera Utara yang kemudian tersebar media sosial (Medsos)
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Anggota DPRD Maluku Utara Aksandri Kitong, meluruskan pernyataannya yang viral dan memicu kemarahan publik terkait situasi di Halmahera Utara
2. Pernyataan tersebut berasal dari percakapan internal di grup WhatsApp DPC GAMKI Halmahera Utara yang kemudian tersebar di media sosial
3. Aksandri menegaskan, kalimat yang menjadi sorotan itu hanya ditujukan kepada salah satu anggota grup, Ian Hohakay, dalam konteks perdebatan internal, bukan kepada pihak di luar GAMKI
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Anggota DPRD Maluku Utara Aksandri Kitong meluruskan pernyataannya yang viral dan memicu kemarahan publik terkait situasi di Halmahera Utara.
Pernyataan tersebut berasal dari percakapan internal di grup WhatsApp DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Halmahera Utara yang kemudian tersebar di media sosial.
Aksandri menegaskan, kalimat yang menjadi sorotan itu hanya ditujukan kepada salah satu anggota grup, Ian Hohakay, dalam konteks perdebatan internal, bukan kepada pihak di luar GAMKI Halmahera Utara.
Ia mengaku, ucapan tersebut merupakan respons spontan yang emosional saat sebagian anggota tidak sepakat dengan rencana pertemuan perdamaian pasca insiden pawai obor takbiran pada 20 Maret 2026.
Baca juga: Hari Ini Harga BBM di Halmahera Selatan Belum Naik, Meski Warga Merasa Khawtir
"Kalimat itu muncul karena dinamika di grup. Saya merespons serangan kepada saya, bukan ditujukan kepada pihak lain."
"Salah satunya Ian, yang serang saya bahwa langkah damai yang terlalu dini itu tak tepat dengan kalimat kase tinggal torang deng torang baku hantam."
"Jadi, saya balas kalimat itu dengan ucapan langsung baku bunuh sudah, bukan ditujukan ke orang lain di luar grup, hanya khusus kalimat itu, "ujar Aksandri kepada Tribunternate.com, Senin (30/3/2026) via ponsel.
Dikatakan, sebelumnya ia telah memfasilitasi pertemuan damai dengan Front Pemuda Muslim Halut pada Minggu, 29 Maret 2026, dan kedua pihak sepakat menuntaskan persoalan sebelum Idul Fitri.
Namun, keputusan itu justru menuai penolakan dari sejumlah anggota di grup internal yang menilai pertemuan terlalu cepat digelar.
"Terus mereka menyerang saya bilang, saya lombo (Lembek), tak tegas dan sebagainya. Makanya keluar lah kalimat itu (baku bunuh), "jelasnya.
Politisi Partai Demokrat tersebut juga menyayangkan beredarnya tangkapan layar percakapan yang seharusnya bersifat internal.
Menurutnya, penyebaran itu justru memperkeruh suasana dan berpotensi mengganggu kondusivitas di Halut dan Maluku Utara secara umum.
Aksandri pun menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Maluku Utara atas pernyataan yang beredar. Ia menegaskan tidak pernah berniat memprovokasi atau merusak harmonisasi antarumat beragama.
Baca juga: Harga Hasil Bumi Unggulan di Halmahera Selatan Hari Ini: Kopra Anjlok, Pala Rp 90 Ribu per Kilogram
"Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Malut. Tidak ada niat untuk memecah belah, mari kita jaga kedamaian daerah ini, "tandasnya.
Dalam percakapan yang viral, Aksandri menulis kalimat bilang langsung baku bunuh sudah dan minta keamanan los, serta frasa supaya dong tau bahwa tong me siap.
Pernyataan itu disampaikan dalam konteks menyikapi rencana demonstrasi terkait penghadangan pawai takbiran yang mendesak Polres Halut mempercepat penanganan kasus pelaku penghadangan. (*)
| Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi Ahmad Lapor Aksandri Kitong ke Polda Maluku Utara |
|
|---|
| Anggota Berulah, Rampai Nusantara Maluku Utara Akan Laporkan ke Badan Kehormatan DPRD |
|
|---|
| Soal Viralnya Pernyataan Aksandri Kitong, Badan Kehormatan DPRD Maluku Utara Tunggu Laporan Resmi |
|
|---|
| Soal Pernyataan Viral Aksandri Kitong, Kapolres Halmahera Utara Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi |
|
|---|
| Foto Bareng Wanita di Hiburan Malam Viral, Pj Camat di Taliabu Ini Dicopot |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Maluku-Utara-Aksandri-Kitong.jpg)