Pemkab Halmahera Selatan
Atasi Krisis Air di Kayoa, PDAM Halsel Bangun Proyek SPAM Rp50 Miliar
PDAM Halmahera Selatan mulai mengerjakan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Kayoa dengan anggaran Rp50 miliar
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- PDAM Halmahera Selatan mulai mengerjakan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Kayoa dengan anggaran Rp50 miliar.
- Proyek ini mencakup pembangunan jaringan perpipaan dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
- Proyek SPAM akan melayani tiga kecamatan, yakni Kayoa, Kayoa Selatan, dan Kayoa Utara, termasuk sejumlah desa seperti Sagawele, Gurapin, dan Modayama
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pekerjaan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan di Kecamatan Kayoa, Kayoa Selatan, dan Kayoa Utara, mulai action.
Proyek ini didanai melalui APBN sebesar dan sharing dana dari pemerintah daerah yang bersumber dari APBD 2026. Jumlah keseluruhan dana sebesar Rp50 miliar.
Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap awal atau MCO, yang ditandai dengan dimulainya pemasangan jaringan perpipaan di lapangan.
Baca juga: Lulus SNBP Unkhair Ternate 2026? Ini Jadwal Daftar Ulang, Tes MMPI, dan Pembayaran UKT
Direktur PDAM Halmahera Selatan, Soleman Bobote, menjelaskan bahwa proyek tersebut terdiri dari dua item utama pekerjaan, yakni pemasangan jaringan perpipaan dan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA).
Kedua komponen itu, menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi air bersih secara merata kepada masyarakat.
"Cakupan layanan proyek SPAM, meliputi tiga kecamatan, yakni Kayoa Selatan, Kayoa Induk, dan Kayoa Utara," kata Soleman dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).
"Kalau desa-desa yang menjadi sasaran antara lain Sagawele Posi-Posi Gurapin, Karamat, Gayap, Ngokomalko, Laromabati, dan Modayama," sambungnya.
Soleman menegaskan, proyek ini merupakan langkah besar dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih.
"Ini solusi nyata bagi masyarakat di wilayah Kayoa yang selama ini sangat bergantung pada air hujan."
Baca juga: PLN UIW MMU Dorong Kopi Tuni Tembus Pasar Global, Perkuat Ekonomi Petani Maluku
"Sehingga dengan adanya jaringan perpipaan dan Instalasi Pengolahan Air, kami berharap kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” tuturnya.
Ia menambahkan, kehadiran proyek SPAM tidak hanya berdampak pada ketersediaan air, tetapi juga pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Jika terpenuhi, maka secara langsung akan berdampak pada kesehatan masyarakat. Ini yang menjadi tujuan utama dari program ini,” pungkasnya. (*)
| Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba Pasang Badan Terkait Nasib PPPK |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan Buka Seleksi 3 Jabatan, di Antaranya BKPSDM |
|
|---|
| Sekkab Halmahera Selatan Bantah 'Titip' Proyek Jalan Rp 2,8 Miliar di Kasiruta Timur |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan Alokasikan Dana Hibah 2026 Rp 3 Miliar, Parpol Juga Kecipratan |
|
|---|
| Yudi Eka Prasetia Kendalikan 2 Jabatan di Lingkungan Pemkab Halmahera Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/MCO-PDAM-Halsel.jpg)