Kamis, 16 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Taliabu

Ternyata Ini Alasan Dinas PUPR Taliabu Tutup Akses Jembatan Fangahu

"Untuk mencegah jangan sampai ada kecelakaan lagi, makanya kita sengaja tutup, "ungkap Kepala Dinas PUPR Taliabu Ahmad Tahir Tarauntu

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Laode Havidl
PROYEK: Kondisi terkini Jembatan Fangahu di Desa Bobong, Pulau Taliabu, Rabu (8/4/2026). Terlihat balok kayu dipasang meski jembatan itu sudah selesai dikerjakan 
Ringkasan Berita:1. Proyek Jembatan Fangahu di Desa Bobong, Pulau Taliabu, Maluku Utara ternyata sudah rampung
2. Meski begitu jembatannya belum bisa digunakan warga untuk melintas karena ada papan dan road barrier (pembatas jalan orange)
3. Ahmad Tahir: "Untuk mencegah jangan sampai ada kecelakaan lagi, makanya kita sengaja tutup"

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Proyek Jembatan Fangahu di Desa Bobong, Pulau Taliabu, Maluku Utara ternyata sudah rampung.

Meski begitu jembatannya belum bisa digunakan warga untuk melintas karena ada papan dan road barrier (pembatas jalan orange).

Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu Ahmad Tahir Tarauntu menjelaskan, dari segi perencanaan, jembatan itu sudah bisa pakai.

Namun fisiknya di lapangan, Jembatan Fangahu baru dibangun satu jalur. 

Baca juga: Bajaj Hadir di Taliabu, Ini Rincian Tarif untuk Penumpang

Sehingga pihaknya menutup sementara akses untuk mencegah kecelakaan.

"Untuk mencegah jangan sampai ada kecelakaan lagi, makanya kita sengaja tutup, "ungkap Ahmad Tahir Tarauntu, Rabu (8/4/2026).

PROYEK: Kondisi terkini Jembatan Fangahu di Desa Bobong, Pulau Taliabu, Rabu (8/4/2026). Terlihat balok kayu dipasang meski jembatan itu sudah selesai dikerjakan
PROYEK: Kondisi terkini Jembatan Fangahu di Desa Bobong, Pulau Taliabu, Rabu (8/4/2026). Terlihat balok kayu dipasang meski jembatan itu sudah selesai dikerjakan (TribunTernate.com/Laode Havidl)

Dia mengaku, total anggaran proyek jembatan fangahu sesuai kontrak sebesar Rp 3,5 miliar.

Sementara pembayaran proyek jembatan tersebut baru di kisaran 60 persen.

Baca juga: Dua Proyek Gorong-gorong di Desa Talo Tanpa Papan, Kadis PUPR Taliabu: Ada yang Sengaja Buka

Sisa anggarannya akan dibayar, sambil menunggu Tim Audit BPK mengeluarkan laporan hasil pertanggungjawaban (LHP).

"Kalau LHP nya sudah keluar, maka itu masuk di daftar utang pemerintah daerah, kewajiban kita harus bayar selesai (sisa anggaran jembatan), "jelasnya.

Sembari menyampaikan setelah LHP BPK terbit, Jembatan Fangahu akan ditender kembali untuk pekerjaan tahap dua tahun ini. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved