BPJS Kesehatan
Andika Tetap Tenang Hadapi Demam Berdarah Berkat JKN
Andika menganggap bahwa Program JKN juga memberikan dampak positif yang sudah sangat dirasakan oleh masyarakat kurang mampu
Ringkasan Berita:1. JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus menunjukkan peran pentingnya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia
2. Andika, seorang peserta JKN yang mengalami sakit demam berdarah saat menjalani pelatihan kerja di PT IWIP, Halmahera Tengah
3. Andika: "Semua proses pengobatan berjalan lancar dan saya tidak perlu mengeluarkan biaya sedikit pun"
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus menunjukkan peran pentingnya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
Andika, seorang peserta JKN yang mengalami sakit demam berdarah saat menjalani pelatihan kerja di PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah.
Di tengah kesibukan pelatihan kerja, Andika tiba-tiba mengalami demam tinggi dan gejala khas demam berdarah.
Kondisinya yang semakin memburuk membuat rekan-rekannya mengambil tindakan cepat.
Baca juga: Siti Rasakan Kemudahan dan Kenyamanan Layanan Kesehatan Berkat JKN
Dengan bantuan kapal dan ambulans, Andika dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Islam Ternate untuk mendapatkan penanganan medis.
"Saat itu kondisi saya benar-benar lemas dan tidak berdaya."
"Untungnya pada saat itu rekan saya sangat membantu proses rujukan ke RS Islam Ternate."
"Pada saat itu saya sempat khawatir karena jauh dari keluarga dan tidak tahu bagaimana biaya pengobatan, "ujar Andika.
Ketika pihak rumah sakit meminta Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk proses administrasi dan ternyata status kepesertaan JKN Andika masih aktif, dirinya pun merasa tenang dan senang sehingga tidak merasa kuatir lagi.
"Pada saat itu, suster memintakan KTP dan kemudian mereka menginformasikan juga bahwa status JKN saya aktif, saya langsung lega."
"Semua proses pengobatan berjalan lancar dan saya tidak perlu mengeluarkan biaya sedikit pun, "tambahnya.
Di RS Islam Ternate, Andika menjalani perawatan intensif selama beberapa hari. Ia mendapatkan pelayanan medis yang berkualitas, mulai dari pemeriksaan laboratorium, infus, hingga pemantauan kondisi secara berkala.
Menurutnya, tidak ada perbedaan pelayanan antara peserta umum dan peserta JKN.
"Pelayananya baik, prosesnya mantap, pokoknya peralatan dan pelayanan di RS itu sangat bagus. Rasanya seperti pasien VIP, "katanya.
Ia menganggap bahwa Program JKN juga memberikan dampak positif yang sudah sangat dirasakan oleh masyarakat kurang mampu.
Banyak dari mereka yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan kesehatan, kini bisa mendapatkan pengobatan yang layak tanpa harus memikirkan biaya.
"Semua gratis, tapi pelayanannya sangat berkualitas. Ini sangat membantu kami yang tidak punya banyak pilihan."
"Mungkin diluar sana banyak orang yang memiliki uang banyak sehingga tidak merasakan langsung dampak JKN."
"Namun bagi kami ini sangatlah berarti sehingga hidup kami bisa tenang tanpa kuatir jika sakit, "ujarnya.
Tidak hanya itu, kualitas pelayanan BPJS Kesehatan juga terus meningkat. Banyak peserta yang mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan, baik dari segi kecepatan, keramahan tenaga medis, maupun fasilitas yang tersedia.
Hal ini menunjukkan bahwa JKN tidak hanya fokus pada akses, tetapi juga pada mutu layanan.
Menariknya, di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan layanan publik dalam lima tahun terakhir, iuran JKN tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.
Hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan JKN agar tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: Siti Rasakan Kemudahan dan Kenyamanan Layanan Kesehatan Berkat JKN
"Saat ini semuanya susah, mau beli beraspun sudah mahal. Saat ini kepesertaan JKN Saya itu kelas 3 dengan hanya membayar Rp 35.000,- setiap bulannya dan yang membuat Saya kaget, sudah sekitar lima tahun itu tidak berubah sama sekali, "tambah Andika.
BPJS Kesehatan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta JKN. Melalui berbagai inovasi seperti layanan digital, kemudahan pendaftaran dan edukasi kesehatan, BPJS Kesehatan berupaya menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil.
"Semoga JKN dapat membantu lebih banyak lagi orang di Indonesia," tutup Andika mengakhiri. (*)
| Pelayanan JKN di Poli Mata Klinik Azzura Berjalan Cepat dan Ramah |
|
|---|
| Program JKN Permudah Alwia Saban Akses Layanan Kesehatan Berkualitas |
|
|---|
| Pelayanan Optimal Tanpa Khawatir Biaya |
|
|---|
| Pahami Alurnya, Mudah Berobat dengan JKN |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Goes to Campus: Menumbuhkan Kesadaran Generasi Muda tentang Pentingnya JKN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Andika-peserta-JKN-yang-mengalami-sakit-demam-berdarah-saat-menjalani-pelatihan-kerja-di-PT-WIP.jpg)