Selasa, 21 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkot Tidore

Revitalisasi Bahasa Tidore, Balai Bahasa Gelar Bimtek untuk Guru SD dan SMP

Melalui bimtek ini, para pengajar diharapkan mampu mengajarkan bahasa daerah secara efektif kepada generasi muda

Istimewa
BIMTEK - Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara menggelar bimbingan teknis pengajar bahasa daerah di Kota Tidore Kepulauan sebagai upaya melestarikan bahasa lokal. Kegiatan ini melibatkan guru SD dan SMP dan dibuka oleh Taher Husain, Rabu (8/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Melalui bimtek ini, para pengajar diharapkan mampu mengajarkan bahasa daerah secara efektif kepada generasi muda.
  2. Masyarakat juga diajak aktif menggunakan Bahasa Tidore dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengabaikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE — Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengajar utama bahasa daerah di Kota Tidore Kepulauan, yang melibatkan guru SD dan SMP se-Kota Tidore, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, di Aula Dinas Pendidikan Kota Tidore.

Dalam sambutannya, Taher menegaskan bahwa pengakuan bahasa daerah memiliki peran penting karena berkaitan erat dengan jati diri masyarakat serta kekayaan budaya lokal.

Baca juga: Ritual Lufu Kie Warnai HUT ke-918 Tidore, Ahmad Laiman Ikut Berlayar

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah arus globalisasi, penggunaan bahasa daerah semakin tergerus. Jika tidak dilestarikan, generasi mendatang dikhawatirkan tidak lagi mengenal bahasa daerahnya sendiri.

“Kegiatan bimbingan teknis ini merupakan bagian dari program revitalisasi bahasa daerah di Kota Tidore Kepulauan, sekaligus menjadi angin segar dalam upaya mendorong pengakuan Bahasa Tidore sebagai bahasa daerah yang mandiri, bukan sekadar dialek dari bahasa Ternate,” ujar Taher.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata bagi generasi muda dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah.

Baca juga: Kolaborasi Pemkab Haltim–Antam Dinilai Tepat Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

Selain itu, Taher juga mengajak masyarakat untuk aktif menggunakan Bahasa Tidore dalam kehidupan sehari-hari, tanpa mengesampingkan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Bimbingan teknis ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan Jamil Hadi, pengajar bahasa daerah Yurna Idrus dan Ervan Widyas Saputra, serta sastrawan Rian Kamary.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Balai Bahasa Maluku Utara, Damaz Aristy, pimpinan OPD terkait, serta para guru pengajar bahasa daerah tingkat SD dan SMP se-Kota Tidore Kepulauan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved