Pulau Taliabu
Musim Durian di Taliabu, Harga Murah Mulai 7 Buah Rp50 Ribu
Musim panen durian di Kabupaten Pulau Taliabu membawa berkah bagi masyarakat. Para pedagang dari berbagai desa menjual durian.
Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Musim panen durian di Kabupaten Pulau Taliabu membawa berkah bagi masyarakat. Para pedagang dari berbagai desa menjual durian dengan harga murah di Kota Bobong, mulai dari 3–4 buah Rp25 ribu hingga 7 buah Rp50 ribu.
- Durian mentega dan durian dari Desa Kasango menjadi yang paling diminati karena rasa dan kualitasnya.
TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU – Musim durian tengah berlangsung di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Melimpahnya hasil panen membuat harga buah berduri ini turun dan semakin terjangkau bagi masyarakat.
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pedagang, didominasi emak-emak dari berbagai desa, memadati kawasan Kota Bobong untuk menjajakan durian hasil kebun mereka.
Mereka datang membawa berbagai jenis durian, salah satunya yang paling diminati adalah durian mentega yang dikenal memiliki daging tebal dan rasa yang legit.
Baca juga: Penyelesaian Tapal Batas Desa di Halmahera Selatan Terkendala Anggaran
Pantauan TribunTernate.com, terdapat beberapa titik penjualan durian di Bobong. Namun, lokasi yang paling ramai dikunjungi pembeli berada di kawasan jogging track.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, tergantung ukuran dan jenisnya. Mulai dari 9 buah durian dijual Rp100 ribu, 7 buah Rp50 ribu, hingga 3–4 buah Rp25 ribu.
Sebagian besar durian yang dijual berasal dari Desa Ratahaya, Desa Kasango, dan Desa Kilo.
Salah satu pembeli, Andri Permata (34), mengaku sudah beberapa kali membeli durian dalam sepekan terakhir karena harga yang relatif murah.
“Sudah sejak minggu lalu saya sering beli. Kata penjual, durian mereka lagi banyak, jadi dijual lebih murah,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menambahkan, selain durian mentega, durian asal Desa Kasango juga menjadi favorit karena rasanya yang manis dan lezat.
“Kalau dari Kasango itu manis, jadi saya sering pilih yang dari sana,” pungkasnya.
Melimpahnya durian di musim panen ini menjadi berkah tersendiri, baik bagi petani maupun masyarakat yang ingin menikmati buah khas tersebut dengan harga terjangkau.
Tentang Pulau Taliabu
Pulau Taliabu merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Maluku Utara yang terbentuk sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Sula. Secara administratif, wilayah ini berpusat di Bobong.
Pulau Taliabu memiliki luas wilayah sekitar 15.120 km⊃2;, yang terdiri dari luas daratan ± 2.900 km⊃2; dan luas perairan ± 12.200 km⊃2;.
Wilayahnya didominasi oleh lautan, sehingga menjadikan Taliabu sebagai daerah kepulauan dengan karakter maritim yang kuat.
Secara geografis, Pulau Taliabu terletak di bagian barat daya Maluku Utara dan berbatasan langsung dengan wilayah Sulawesi Tengah. Kondisi geografisnya terdiri dari:
- Perbukitan dan hutan tropis yang masih alami
- Garis pantai panjang dengan potensi perikanan yang besar
- Sejumlah desa pesisir yang bergantung pada laut
Baca juga: Proyek Jalan di Kasiruta Timur Halmahera Selatan Diduga Sudah Diatur, Padahal Tender Belum Dimulai
| Hujan Guyur Desa Bobong Taliabu, Akibatkan Sejumlah Ruas Jalan Tergenang Air |
|
|---|
| Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Tunggal di Taliabu, Pengendara Alami Luka Lecet |
|
|---|
| Klarifikasi Kapolres Taliabu Terkait Penahanan Kapal Barang di Desa Tikong |
|
|---|
| Bajaj Hadir di Taliabu, Ini Rincian Tarif untuk Penumpang |
|
|---|
| Hadapi Potensi Konflik, Polres Taliabu Perkuat Operasi Aman Nusa I 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/durian-pulau-taliabu-2026.jpg)