Sabtu, 18 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkot Tidore

Harga Bapok Mulai Naik, Pemkot Tidore Siapkan Langkah Cepat

Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman meminta OPD dan masyarakat berperan aktif menekan inflasi dengan meningkatkan produksi pangan lokal

Dok: Prokopim Tidore
HARGA BAPOK - Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman meminta OPD dan masyarakat berperan aktif menekan inflasi dengan meningkatkan produksi pangan lokal. TPID juga menjalankan sembilan langkah strategis, termasuk operasi pasar dan pemantauan harga, Kamis (16/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman meminta OPD dan masyarakat berperan aktif menekan inflasi dengan meningkatkan produksi pangan lokal.
  2. TPID juga menjalankan sembilan langkah strategis, termasuk operasi pasar dan pemantauan harga.

RILIS

TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE — Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan diminta bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok dan menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah.

Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, saat memimpin rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait langkah konkret pengendalian inflasi tahun 2026 serta pengelolaan cadangan pangan, Kamis (16/4/2026).

Ahmad Laiman mengatakan, kenaikan harga sejumlah komoditas mulai dirasakan sehingga diperlukan langkah strategis agar dampaknya tidak membebani masyarakat.

Baca juga: Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Muhtadin, Bupati Haltim Tekankan Pemanfaatan untuk Umat

“Kita harus mengantisipasi lonjakan harga agar tidak terlalu berdampak pada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemanfaatan lahan pertanian yang masih luas di Tidore untuk meningkatkan produksi pangan lokal.

“Saya minta dinas terkait berkoordinasi dengan petani untuk memanfaatkan lahan yang ada, seperti menanam cabai, tomat, dan sayur-sayuran guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Ahmad Laiman mengajak masyarakat, termasuk ASN, untuk memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan kosong sebagai sumber pangan mandiri.

“Manfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam agar kebutuhan pangan bisa terpenuhi dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Tidore Kepulauan, Samsul Bahri Ace, menjelaskan bahwa TPID aktif mengikuti rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri setiap pekan.

Baca juga: Kantongi Bukti Konkret, KNPI Halsel Sebut Lahan yang Dipermasalahkan Alimusu Sudah Selesai

Menurutnya, terdapat sembilan langkah konkret yang menjadi pedoman pengendalian inflasi, di antaranya pemantauan harga dan stok, operasi pasar murah, sidak pasar dan distributor, menjaga pasokan bahan pokok, hingga pencanangan gerakan menanam.

Selain itu, intervensi juga dilakukan melalui realisasi belanja tak terduga (BTT) seperti bantuan transportasi distribusi pangan.

“Sembilan langkah ini menjadi acuan bagi OPD teknis dalam mengeksekusi program pengendalian inflasi, dengan fokus pada komoditas bergejolak agar harga tetap terkendali,” jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved