Rabu, 29 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Sekda Malut: PKA Harus Hasilkan Dampak Nyata, Bukan Sekadar Dokumen

Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir secara resmi menutup dan melepas peserta PKA

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
PROGRA, - Sekprov Malut Samsuddin A Kadir. Ia menutup dan melepas peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), dengan menekankan pentingnya aksi nyata dalam birokrasi, Selasa (28/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  1. Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir secara resmi menutup dan melepas peserta PKA, dengan menekankan pentingnya aksi nyata dalam birokrasi.
  2. PKA diikuti 40 peserta dari berbagai instansi dengan total 105 jam pelatihan, bertujuan meningkatkan kompetensi manajerial dan kepemimpinan ASN.
  3. Sejumlah peserta terbaik diumumkan dalam kategori peserta, aksi perubahan, dan majalah terbaik, sebagai dorongan agar inovasi yang dihasilkan benar-benar diterapkan di masing-masing OPD.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI— Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Utara, Samsuddin A Kadir, melepas peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Maluku Utara di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum, Ternate, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPSDM Provinsi Maluku Utara, Idrus Assegaf, para mentor, widyaiswara, pejabat struktural di lingkungan BPSDM, serta seluruh peserta PKA.

Baca juga: Penjemputan JCH Malut 2026 di Embarkasi Makassar Dipastikan Lancar, Akses Khusus Jadi Andalan

Dalam sambutannya, Samsuddin A Kadir menegaskan bahwa PKA bukan sekadar agenda rutin, melainkan proses strategis dalam menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki integritas, kompetensi, serta kemampuan manajerial.

“Melalui PKA, kita membentuk pejabat administrator yang tidak hanya memahami tugas dan fungsi, tetapi juga mampu memimpin perubahan, mengelola konflik, serta membangun sinergi lintas sektor. Dengan demikian, birokrasi Maluku Utara akan semakin profesional, responsif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Samsuddin A Kadir juga menekankan pentingnya aksi perubahan yang dihasilkan peserta agar memberikan dampak nyata.

“Jangan hanya menjadi tumpukan kertas. Jabatan administrator adalah simpul penting yang menerjemahkan kebijakan ke lapangan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh peserta menjadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDM Provinsi Maluku Utara, Ika Agustina Sangaji, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan PKA adalah untuk mengembangkan kompetensi peserta agar memenuhi standar manajerial jabatan administrator.

“PKA diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari 36 orang dari Pemprov Maluku Utara, 2 orang dari Kemendagri, 1 orang dari Pemda Halmahera Selatan, dan 1 orang dari Halmahera Utara, dengan total 105 jam pelatihan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan peserta terbaik dalam tiga kategori, yakni :

Peserta Terbaik

• Restuina Irene Djafar, ST., M.Si
• Ahmad Yamin, S.Sos., M.Hum
• Muhammad Assyura Umar, SKM
• Husni Mubarak
• Jamaluddin Bahry, SE., M.Si

Aksi Perubahan Terbaik

• Rinto M. Adam, SE., M.Si
• Ir. Syukri M. Nur, ST., M.Eng
• Kadar, S.IP., M.Si
• Rahmad, S.Pi
• Subriarto Sandy Wibisono, S.STP., M.Si

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved