Pemkab Pulau Taliabu
Atasi Angka Putus Sekolah, Pemkab Taliabu Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat
Untuk mendukung rencana ini, Pemkab Taliabu telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 5 hektare yang berlokasi di Desa Woyo, Kecamatan Taliabu Barat
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Pemkab Pulau Taliabu secara resmi mengusulkan program pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai langkah strategis menekan angka putus sekolah
2. Untuk mendukung rencana ini, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 5 hektare yang berlokasi di Desa Woyo, Kecamatan Taliabu Barat
3. SR dirancang menjadi solusi bagi ratusan anak yang tidak mengenyam pendidikan baik di tingkat SD, SMP maupun SMA
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Pemkab Pulau Taliabu, Maluku Utara secara resmi mengusulkan program pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai langkah strategis menekan angka putus sekolah.
Untuk mendukung rencana ini, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 5 hektare yang berlokasi di Desa Woyo, Kecamatan Taliabu Barat.
Kepala Dinas Sosial Pulau Taliabu Kuraisia Marsaoly menjelaskan, SR dirancang menjadi solusi bagi ratusan anak yang tidak mengenyam pendidikan baik di tingkat SD, SMP maupun SMA.
"Berdasarkan proposal yang kami ajukan ke Kemensos, target awal program ini adalah untuk merangkul sebanyak 300 anak, "ujar Kuraisia, Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Perbaiki Jalan Rusak, Dinas PUPR Taliabu Alokasikan Rp 2,4 Miliar untuk Pengaspalan
Program ini mendapat atensi serius dari Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus. Sebagai bentuk keseriusan, ia telah menyurati Kemensos untuk melakukan audiensi secara langsung.
"Kami berharap jadwal audiensi segera ditetapkan agar Ibu Bupati dapat mempresentasikan secara mendalam mengenai kebutuhan riil Sekolah Rakyat bagi masyarakat Taliabu di pusat, "terangnya.
Perlunya pembangunan SR ini didasarkan pada data lapangan yang cukup memprihatinkan.
Menurutnya, berdasarkan data Dinas Pendidikan, tercatat ada sekitar 574 anak yang putus sekolah dan sekitar 842 anak yang memang tidak bersekolah.
Baca juga: Polsek Siap Gela Taliabu Sita Cap Tikus dari Sulawesi, Jalur Masuk Miras Bakal Diperketat
Bahkan hasil rekonsiliasi data terbaru menunjukkan tren yang mengkhawatirkan pada tahun ini.
"Kami baru saja melakukan pembaruan data, dan ternyata pada tahun ini terjadi peningkatan jumlah anak tidak sekolah (ATS)."
"Hal inilah yang terus kami genjot agar segera mendapat penanganan, "tandas Kuraisia Marsaoly. (*)
| Perbaiki Jalan Rusak, Dinas PUPR Taliabu Alokasikan Rp 2,4 Miliar untuk Pengaspalan |
|
|---|
| Dikbud Taliabu Meriahkan Hardiknas 2026 Lewat Lomba Antar Sekolah |
|
|---|
| Banyak Tak Tepat Sasaran, Dinsos Taliabu Perbaiki Data Penerima Bansos |
|
|---|
| Dorong Kesejahteraan, DKP Taliabu Sosialisasi Transformasi Nelayan dan Akses Permodalan |
|
|---|
| Dinas PUPR Taliabu Anggarkan Rp6 Miliar Buka Jalan Tabona–Losseng–Sofan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pemkab-Taliabu-siapkan-5-hektare-lahan-untuk-bangun-SR.jpg)