Pemkab Kepulauan Sula
Event Gabalil Hai Sua di Kepulauan Sula 2026 Diikuti 310 Peserta
Wabup Kepulauan Sula Saleh Marasabessy meminta panitia untuk memastikan keselamatan seluruh peserta hingga kembali dengan kondisi sehat
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Tradisi Gabalil Hai Sua dirayakan lewat event yang dilaksanakan oleh Pemkab Kepulauan Sula, Maluku Utara2. Tradisi Gabalil Hai Sua atau keliling tamah sula merupakan ritual turun-temurun masyarakat yang sarat nilai adat, spiritualitas, serta penghormatan kepada leluhur3. Lebih dari sekadar perjalanan fisik, event ini menjadi simbol kesiapan mental dan spiritual, terutama bagi masyarakat yang hendak merantau untuk bekerja maupun menempuh pendidikan
Rilis
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Tradisi Gabalil Hai Sua dirayakan lewat event yang dilaksanakan oleh Pemkab Kepulauan Sula, Maluku Utara.
Tradisi Gabalil Hai Sua atau keliling tamah sula merupakan ritual turun-temurun masyarakat yang sarat nilai adat, spiritualitas, serta penghormatan kepada leluhur.
Lebih dari sekadar perjalanan fisik, event ini menjadi simbol kesiapan mental dan spiritual, terutama bagi masyarakat yang hendak merantau untuk bekerja maupun menempuh pendidikan.
Selain itu kegiatan yang dilakukan ini juga sebagai bentuk untuk memeriahkan hari jadi ke 23 Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula.
Baca juga: Tak Lagi Tunggu Kampus, Beasiswa Maluku Utara Bangkit Kini Jemput Bola ke Sekolah
Informasi yang dihimpun Tribunternate.com, event Gabalil Hai Sua atau Keliling Tanah Sula dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, M. Saleh Marasabessi di Benteng De Verwachting Kota Sanana.
Dalam event ini setidaknya diikuti sebanyak 310 peserta baik dari dalam Kecamatan Sanana maupun dari luar.
Mereka dibagi dalam 30 kelompok dan siap menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 150 kilometer dengan berjalan kaki selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Mei 2026.
Selama perjalanan, peserta akan melintas kurang dari 41 Desa dari 6 Kecamatan yakni Kecamatan Sanana, Kecamatan Sanana Utara, Kecamatan Sulabesi Barat, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kecamatan Sulabesi Selatan dan Kecamatan Sulabesi Timur.
Selama lima hari perjalanan peserta akan melintasi 4 pos yakni pos di Desa Nahi, pos Desa Fuata, pos Desa Fatkouyon, dan pos Desa Fat Iba.
Peserta juga selain menyinggahi pos-pos tersebut sudah disiapkan petugas kesehatan untuk memantau kondisi peserta saat tiba di pos.
Wabup Kepulauan Sula Saleh Marasabessy meminta panitia untuk memastikan keselamatan seluruh peserta hingga kembali dengan kondisi sehat.
Ia mengingatkan, perjalanan sejauh kurang lebih 150 kilometer dengan berjalan kaki selama lima hari membutuhkan kesiapan fisik yang baik.
“Semoga kalian berangkat hingga kembali dalam keadaan selamat. Dalam perjalanan, jangan melakukan hal di luar arahan panitia,” ucapnya.
Terpisah Ketua Divisi Acara dan Penjurian, Alfarabi Umaternate, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai perjalanan.
| Gedung Penyuluh Pertanian Desa Falabisahaya Kepulauan Sula Terbengkalai, Fungsinya Tak Jelas |
|
|---|
| Jelang Idulfitri 2026, Bupati Sula Fifian Mus Berbagi Sembako dan Santunan di Pulau Taliabu |
|
|---|
| SMK Negeri 2 Kepulauan Sula Kekurangan Sarana dan Prasarana Penunjang |
|
|---|
| Pemkab Kepulauan Sula Raih Penghargaan UHC Award 2026 |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Janjikan 2 Proyek Perbaikan Jalan di Pulau Mangoli Kepulauan Sula |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/event-Gabalil-Hai-Sua-2026-di-Kepulauan-Sula.jpg)