Selasa, 5 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

May Day 2026

May Day dan Hari Pers Sedunia: AJI Ternate dan Aktivis Bersatu Lawan Ketidakadilan

Lewat aksi turun ke jalan memperingati May Day 2026, Senin (4/5/2026), AJI Ternate menggaungkan 7 tuntutan di antaranya kebebasan pers

Tayang:
Editor: Munawir Taoeda
Dok AJI Ternate
TUNTUTAN: Suasana aksi AJI Ternate bersama sejumlah elemen dalam aksi turun ke jalan pada peringatan May Day 2026 dan Hari Pers Sedunia, Senin (4/6/2026). Pada kesempatan itu, AJI Ternate menggaungkan 7 tuntutan, di antaranya kebebasan pers: menjamin hak atas informasi tanpa adanya intervensi pihak luar 
Ringkasan Berita:1. May Day 2026 yang bertepatan dengan Hari Pers Sedunia menjadi panggung bagi jurnalis, buruh, mahasiswa dan masyarakat di Kota Ternate untuk bersuara
2. Melalui aksi turun ke jalan pada Senin (4/5/2026) di depan kantor Wali Kota Ternate, mereka menuntut perlindungan pekerja dan penguatan kebebasan pers dalam sebuah aksi kolaboratif
3. Ketua AJI Ternate Yunita Kaunar menegaskan, perjuangan buruh dan jurnalis adalah 2 hal yang saling berkaitan erat dalam menjaga napas demokrasi

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Momentum Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang bertepatan dengan Hari Pers Sedunia menjadi panggung bagi jurnalis, buruh, mahasiswa dan masyarakat di Kota Ternate, Maluku Utara untuk bersuara.

Melalui aksi turun ke jalan pada Senin (4/5/2026) di depan kantor Wali Kota Ternate, mereka menuntut perlindungan pekerja dan penguatan kebebasan pers dalam sebuah aksi kolaboratif.

Ketua AJI Ternate Yunita Kaunar menegaskan, perjuangan buruh dan jurnalis adalah 2 hal yang saling berkaitan erat dalam menjaga napas demokrasi.

"Tidak ada demokrasi tanpa kebebasan pers, kami mengajak semua pihak bersatu melawan ketidakadilan dan memperjuangkan hak-hak pekerja, termasuk jurnalis, "tegas Yunita dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Tribunternate.com.

Baca juga: 822 Calon Bintara Polri Polda Maluku Utara Lolos Tes Psikologi 2026

Kolaborasi lintas organisasi

Aksi AJI Ternate kali ini melibatkan gabungan berbagai organisasi dan komunitas, antara lain:

  • Organisasi jurnalis: AJI Ternate, IJTI Maluku Utara, SIEJ Maluku Utara dan AMSI
  • Komunitas pers: Pers Mahasiswa (Aspirasi & Mantra), Peliputan Kota serta Peliputan Hukum Kriminal
  • Masyarakat sipil: Kelompok buruh dan mahasiswa

Masalah struktural jurnalis sebagai pekerja

Di sisi lain, jurnalis juga merupakan bagian dari kelas pekerja yang masih menghadapi berbagai tantangan berat, seperti:

  • Upah yang tidak layak
  • Status kerja yang tidak pasti (kerapuhan kontrak)
  • Intervensi dan intimidasi dalam menjalankan tugas jurnalistik
TUNTUTAN: Suasana aksi AJI Ternate bersama sejumlah elemen dalam aksi turun ke jalan pada peringatan May Day 2026 dan Hari Pers Sedunia, Senin (4/6/2026).
TUNTUTAN: Suasana aksi AJI Ternate bersama sejumlah elemen dalam aksi turun ke jalan pada peringatan May Day 2026 dan Hari Pers Sedunia, Senin (4/6/2026). (Dok AJI Ternate)

7 tuntutan utama AJI Ternate di May Day 2026

Dalam pernyataan sikapnya, AJI Ternate merumuskan sedikitnya 7 poin tuntutan krusial:

1. Stop PHK sepihak: Pastikan perlindungan hukum yang tegas bagi seluruh pekerja

2. Upah layak: Menuntut realisasi upah minimum yang manusiawi dan jaminan sosial yang merata

3. Hentikan kekerasan: Tolak segala bentuk kriminalisasi terhadap jurnalis dan aktivis

4. Kebebasan pers: Menjamin hak atas informasi tanpa adanya intervensi pihak luar

5. Perlindungan lingkungan: Menolak eksploitasi SDA yang merusak ekosistem dan merugikan rakyat

6. Kebijakan pro-rakyat: Menuntut kebijakan publik yang transparan, berkeadilan dan berpihak pada warga

7. Independensi redaksi: Menghentikan praktik swasensor (self-censorship) yang mengancam integritas pers

Harapan untuk perubahan

Baca juga: Minyakita Langka di Ternate: Harga Melambung, Stok di Pasar Menipis

Menurut hemat Yunita Kaunar, kondisi di lapangan saat ini masih jauh dari kata ideal.

Karena itu ia menekankan bahwa hanya melalui solidaritas kolektif, perubahan nyata bisa terjadi.

"Solidaritas adalah kekuatan kita, suara-suara ini akan terus digaungkan hingga tercipta perubahan lebih dan adil bagi semua, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved