Rabu, 6 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

UT Ternate

IPK 3,75 dan Tekad Kuat, Yudhoyono Tandey Tembus Lulusan Terbaik UT Ternate

Yudhoyono Tandey meraih predikat lulusan terbaik ketiga UT Ternate 2026 dengan IPK 3,75 dari Program Studi Akuntansi

Tayang: | Diperbarui:
TribunTernate.com/Mela Sjah
WISUDA - Yudhoyono Tandey meraih predikat lulusan terbaik ketiga UT Ternate 2026 dengan IPK 3,75 dari Program Studi Akuntansi. Ia mencapai prestasi tersebut dengan fokus penuh pada kuliah tanpa pekerjaan sampingan serta disiplin belajar yang tinggi. Yudhoyono berharap Universitas Terbuka Ternate terus berkembang dan menjadi kampus unggulan di masa depan, Rabu (6/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Yudhoyono Tandey meraih predikat lulusan terbaik ketiga UT Ternate 2026 dengan IPK 3,75 dari Program Studi Akuntansi.
  2. Ia mencapai prestasi tersebut dengan fokus penuh pada kuliah tanpa pekerjaan sampingan serta disiplin belajar yang tinggi.
  3. Yudhoyono berharap Universitas Terbuka Ternate terus berkembang dan menjadi kampus unggulan di masa depan.

TRIBUNTERNATE.COM — Di balik toga yang dikenakan para wisudawan selalu ada cerita perjuangan yang tidak sederhana.

Bagi Yudhoyono Tandey, momen wisuda tahun 2026 di Universitas Terbuka (UT) Ternate, Maluku Utara menjadi penanda dari perjalanan panjang yang penuh disiplin, fokus, dan tekad kuat.

Pria kelahiran Manado, 6 Desember 2003 ini tumbuh dan besar di Ternate. Dari lingkungan inilah ia membangun mimpi besar: menjadi salah satu lulusan terbaik di bidang yang ia tekuni.

Baca juga: Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangadji Tinjau WTP Fidi Jaya, Distribusi Air Bersih Segera Dimulai

Dan mimpi itu bukan sekadar angan. Yudhoyono berhasil menorehkan prestasi sebagai lulusan terbaik ketiga pada wisuda tahun 2026, dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,75 dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Sejak awal perkuliahan, ia sudah menetapkan arah yang jelas. Baginya, kuliah bukan sekadar menjalani rutinitas, tetapi sebuah proses yang harus dipersiapkan dengan serius, layaknya sebuah perlombaan.

“Kalau mau hasil terbaik, harus ada persiapan yang matang,” menjadi prinsip yang ia pegang, Rabu (6/5/2026).

Berbeda dari sebagian mahasiswa lain, Yudhoyono memilih untuk tidak mengambil pekerjaan sampingan.

Ia memutuskan untuk memusatkan seluruh waktunya pada pendidikan. Baginya, fokus adalah investasi utama untuk mencapai target akademik yang tinggi.

Keputusan itu terbukti tepat. Konsistensi dan kedisiplinannya membuahkan hasil nyata. IPK 3,75 bukan hanya angka, tetapi refleksi dari kerja keras yang dijalani tanpa kompromi.

Di balik capaian tersebut, tersimpan kisah keluarga yang menjadi sumber kekuatan. Yudhoyono berasal dari keluarga sederhana.

Ayahnya telah meninggal, sementara sang ibu berperan sebagai ibu rumah tangga. Sebagai anak bungsu dari dua bersaudara, ia menjadikan kondisi itu sebagai motivasi untuk terus melangkah maju dan membuktikan diri.

Baca juga: Ancaman PHK Massal Mengintai Maluku Utara, Dampak Pemangkasan Produksi Nikel Mulai Terasa

Dalam kesehariannya, ia menjaga ritme belajar dengan serius dan terarah. Tidak ada ruang untuk setengah hati. Ia percaya, keberhasilan hanya datang kepada mereka yang benar-benar siap.

Kini, setelah menyandang predikat lulusan terbaik ketiga, Yudhoyono tidak berhenti bermimpi. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan memberikan kontribusi nyata.

Di sisi lain, ia juga menyampaikan harapan untuk almamaternya, Universitas Terbuka Ternate, agar terus berkembang dan menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di masa depan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved