Kemenag Malut
Tembus Kepulauan, Kemenag Malut Kawal Pendidikan Madrasah hingga Pulau Terpencil
Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara, H. Amar Manaf, meninjau langsung sejumlah madrasah di Pulau Morotai, termasuk di Pulau Ngele-Ngele Besar
Ringkasan Berita:
- Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara, H. Amar Manaf, meninjau langsung sejumlah madrasah di Pulau Morotai, termasuk di Pulau Ngele-Ngele Besar.
- Program PHTC dinilai memberi dampak nyata terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah kepulauan.
- Dalam kunjungan tersebut, Kemenag juga memonitor pondok pesantren dan layanan KUA untuk memastikan pemerataan layanan publik.
TRIBUNTERNATE.COM — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara memastikan program prioritas nasional di bidang pendidikan keagamaan dan pemberdayaan umat berjalan efektif hingga wilayah kepulauan melalui monitoring langsung di Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (6/5/2026).
Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara, Amar Manaf, meninjau implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yang merupakan kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari percepatan pembangunan nasional pada era pemerintahan Prabowo Subianto.
Monitoring difokuskan pada madrasah di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur pendidikan.
Baca juga: Pemkot Tidore Respon Positif Kerja Sama Unibra dalam Pengembangan SDM
Hasil peninjauan menunjukkan program PHTC memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan, sehingga siswa di wilayah pulau dapat memperoleh layanan pendidikan yang lebih layak dan setara dengan daerah lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, Amar Manaf didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Pendidikan Islam, Kepala Bidang Bimbingan Islam, Kepala Kankemenag Kabupaten Pulau Morotai, Ketua Tim Kerja Pendidikan Islam, serta Ketua Tim Kerja Humas Kanwil Kemenag Maluku Utara.
Rombongan meninjau Madrasah Nurul Saba serta madrasah di Pulau Ngele-Ngele Besar. Untuk mencapai lokasi terakhir, rombongan harus menempuh perjalanan darat sekitar satu jam dan melanjutkan perjalanan laut menggunakan perahu kecil.
Di Pulau Ngele-Ngele Besar, perjuangan mempertahankan pendidikan menjadi gambaran nyata ketahanan layanan di wilayah terluar.
Kepala MIS Jamiatulkhairat, Salfa Umar, bersama suaminya, Isra Rajak, telah mengabdikan diri sejak tahun 2000 untuk menjaga keberlangsungan madrasah tersebut.
“Ketika kami pertama datang, madrasah hampir ditutup karena tidak ada murid dan guru. Kami mendatangi rumah-rumah warga untuk mengajak anak-anak kembali bersekolah, bahkan menjemput mereka setiap hari,” ujar Salfa.
Ia mengatakan, jika ada siswa yang tidak memiliki seragam, pihak sekolah berupaya membantu. Bahkan, sarapan bagi para siswa juga disiapkan agar mereka tetap semangat belajar.
Perjuangan tersebut perlahan membuahkan hasil. Madrasah Jamiatulkhairat kini melayani jenjang RA hingga MA dan menjadi satu-satunya lembaga pendidikan formal di pulau yang dihuni sekitar 84 kepala keluarga. Khusus jenjang MI, tercatat sekitar 60 siswa aktif.
Meski masih menghadapi keterbatasan sarana dan tenaga pendidik, bantuan renovasi melalui program PHTC dinilai membawa perubahan signifikan terhadap kualitas fasilitas pendidikan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya pendidikan.
“Dengan adanya bantuan ini, masyarakat mulai yakin bahwa pendidikan anak-anak mereka diperhatikan. Diharapkan semangat belajar pun semakin tumbuh,” tambah Salfa.
Amar Manaf menegaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan keberlanjutan layanan pendidikan di wilayah kepulauan.
“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi memastikan layanan pendidikan tetap hadir dan berkelanjutan di wilayah kepulauan,” tegasnya.
| Kemenag Maluku Utara Salurkan 1.165 Paket Sembako Lewat Tebar Harapan Ramadan |
|
|---|
| Tunjangan Profesi Guru Madrasah Cair Bertahap, Termasuk Lulusan PPG 2025 |
|
|---|
| Dukung Mudik Aman, Kemenag Maluku Utara Hadirkan 48 Masjid Ramah Pemudik |
|
|---|
| Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026 |
|
|---|
| Hilal 1447 H Tidak Terlihat di Langit Ternate |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pendidikan-kemenag-malut-123.jpg)