Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

DPRD Makassar Dibakar

Kondisi Tetap Normal Pasca Kebakaran Gedung DPRD Makassar: Jadi Tontonan, ada Warga Jarah Besi Sisa

Kerugian material ini terjadi karena emosi warga tersulut bersamaan dengan pembukaan rapat paripurna Pembahasan APBD Perubahan Kota

|
Tangkapan Layar YouTube Tribun-Timur.com
DPRD MAKASSAR DIBAKAR - Foto pasca kebakaran Gedung DPRD Makassar, Sabtu 30 Agustus 2025. Tangkapan layar video dari YouTube Tribun-Timur.com, Sabtu 30 Agustus 2025. Terlihat warga berbondong-bondong menjarah besi sisa kebakaran Gedung. 

Kaca jendela, kursi, meja dan perlengkapan resto berhamburan di pelataran, dan sebagian makanan dan minuman dilaporkan dijarah massa.

Dua pos polisi yang berada di ujung Sekatan dan Utara jalan AP Pattarani juga dirusak dan dibakar massa.

Aktivitas Warga Normal dan Kondusif

DPRD MAKASSAR DIBAKAR_3
DPRD MAKASSAR DIBAKAR - Foto pasca kebakaran Gedung DPRD Makassar, Sabtu 30 Agustus 2025. Diunduh dari Tribun-Timur.com, Sabtu 30 Agustus 2025. Terlihat anggota TNI menggantikan peran polisi untuk berjaga disekitar lokasi kebakaran.

Meski begitu, aktivitas dan rutinitas warga seperti hari-hari sebelumnya. 

Warga tetap jalan dan lari pagi di sekitar Jl AP Pettarani, Jl Hertasning, Jl Pengayoman, Jl Boulevard, dan Jl Urip Sumiharjo, juga tetap ramai.

Ruang publik seperti Taman Pakui Kompleks Perkantoran PU Provinsi, lapangan Hertasning, dan Lapangan Karebosi, juga tetap normal.

Bahkan event HST-Rally Riota Makassar-Bira, yang dijadwalkan start pukul 08.00 wita/09.00 WIT, tetap terselenggara.

"Memang ada sekitar 30-an yang batalkan berangkat karena khawatir," kata Ketua Panitia Rally Muhammad Fahmi kepada Tribun-Timur.com, via telepon, dilansir TribunTernate.com.

Sejumlah event rutin seperti persagangan car free day (CFD)  Panakkukang, pasar kuliner di Jl Yusuf Dg Ngawing, radius 500 meter dari gedung DPRD Kota, terhenti.

Pukul 06.00 Wita/07.00 WIT, sejumlah pusat ekonomi tradisional, pasar, kedai kopi, dan jajanan bahu jalan tetap buka.

Sekitar 500 personel TNI dari Kostrad dan satuan organik Kodam menggantikan polisi lalulintas dan sabara untuk menjaga keamanan disekitar lokasi kebakaran.

Kronologi Aksi

Masih dilansir dari Tribun-Timur.com, aksi massa ribuan warga, driver ojol, dan mahasiswa ini memacetkan tiga ruas jalan utama di pusat jasa dan bisnis kota, Jumat 29 Agustus 2025 malam.

Aksi menjadi anarkis sekitar pukul 23.00 wita/00.00 WIT hingga Minggu dini hari, setelah tiga gedung pemerintah dilempari bom api.

Dua pos polisi di dua ujung utara dan selatan Jl AP Pettarani juga dirusak massa.

Fasilitas lalu lintas, kamera ETLE di depan Gedung Bulog Makassar, ditumbangkan massa beringas. 

Data Korban Kebarakan

Dilansir dari Tribun-Timur.com, diketahui bahwa ada 10 korban dari kejadian kebakaran ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved