Demo DPRD
Daftar Daerah di Indonesia Pecah Demo Ricuh: Gedung DPRD Makassar Dibakar, Ada Korban Meninggal
Banyak dari aksi unjuk rasa di berbagai wilayah ini berakhir ricuh dan menimbulkan korban, dan massa aksi yang terlibat bentrok dengan aparat
Dilansir dari Tribun-Timur.com, diketahui bahwa ada 10 korban dari kejadian kebakaran ini.
Hal ini berdasrkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.
Kebakaran ini menyebabkan 4 dari 10 korban tersebut meninggal dunia, ada satu korban kritis, dan tiga mengalami luka.
Korban meninggal adalah Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujung Tanah Syaiful (43).
Anggota Satpol PP Budi Haryadi (30), Fotografer Humas DPRD Muhammad Akbar Basri alias Abay, serta staf Anggota DPRD Andi Tenri Uji Sarinawati (26).
Syaiful dan Budi Haryadi diketahui meninggal usai lompat dari lantai 4 gedung, atau dari atap gedung DPRD Makassar.
Setelah mencoba melematkan diri ditengah kobaran asap dan api yang telah mencapai puncak gedung.
2. NTB
Aksi demonstrasi gabungan mahasiswa dari berbagai universitas dan komunitas ojek online (ojol) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, berujung kerusuhan hebat, Sabtu (30/8/2025).
Dilansir dari lombok.tribunnews.com, massa membakar gedung DPRD Provinsi NTB, merusak fasilitas publik, dan bahkan menurunkan paksa bendera Merah Putih dari tiangnya.
Demonstrasi dimulai sekitar pukul 12.30 WITA di depan Markas Polda NTB. Massa melakukan aksi pelemparan batu ke arah aparat kepolisian dan merusak papan pemberitahuan di gerbang utama.
Tembok kantor polisi dicoret-coret dengan tulisan “Revolusi”.
Situasi makin memanas saat bendera Merah Putih diturunkan paksa dari tiangnya. Massa merusak tiang bendera, mengambil bendera kebangsaan, lalu mengangkatnya sambil meneriakkan yel-yel revolusi.
3. Solo (Jawa Tengah)
Dilansir dari Tribunnew.com, dua anggota tim medis ambulans di Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi korban kekerasan personel Brimob dalam aksi unjuk rasa Jumat (29/8/2025) malam.
Kedua orang itu bernama Raditya Bagas Nugroho Adi dan Dika itu dilarikan ke rumah sakit karena diduga dipukul orang berseragam Brimob.
Raditya dan Dika saat itu sedang bertugas mengevakusi korban gas air mata di depan Rutan Solo.
| Besok Pemuda dan Mahasiswa di Halmahera Selatan Dijadwalkan Aksi Besar-besaran |
|
|---|
| Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono Minta Maaf atas Insiden Demo Halsel, Siap Evaluasi Pengamanan |
|
|---|
| Kasi Intel Kejari Taliabu Harry Arfhan Minta Maaf, Buntut Usir Wartawan dan Aparat Saat Unjuk Rasa |
|
|---|
| Diduga Tiru Pernyataan Ahmad Sahroni, Anggota DPRD Halmahera Selatan dari PDI-P Tuai Sorotan |
|
|---|
| Kena Pukulan Pentungan Aparat Saat Unjuk Rasa, Aisun Salim Lapor ke Polres Halmahera Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/demonstrasi-di-surabaya_99.jpg)