Demo DPRD
Daftar Daerah di Indonesia yang Masih Demo Hingga Hari Ini: Gedung-gedung DPRD Dibakar
Kejadian tewasnya Affan Kurniawan memicu kemarahan seluruh warga Indonesia dan menimbulkan aksi unjuk rasa di berbagai wilayah tanah air
Situasi makin memanas saat bendera Merah Putih diturunkan paksa dari tiangnya. Massa merusak tiang bendera, mengambil bendera kebangsaan, lalu mengangkatnya sambil meneriakkan yel-yel revolusi.
3. Solo (Jawa Tengah)
Dilansir dari Tribunnew.com, dua anggota tim medis ambulans di Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi korban kekerasan personel Brimob dalam aksi unjuk rasa Jumat (29/8/2025) malam.
Kedua orang itu bernama Raditya Bagas Nugroho Adi dan Dika itu dilarikan ke rumah sakit karena diduga dipukul orang berseragam Brimob.
Raditya dan Dika saat itu sedang bertugas mengevakusi korban gas air mata di depan Rutan Solo.
Raditya menyesalkan aksi aparat. Padahal, dia hanya membantu evakuasi korban.
Sementara itu, setidaknya ada 10 orang yang dilarikan ke rumah sakit karena sesak napas akibat gas air mata yang ditembakkan aparat.
4. Jogja
Masih dilansir dari Tribunnews.com, pada Jumat 29 Agustus 2025 malam, dalam demonstrasi di Mapolda DIY, ada dua orang sempat digotong karena sesak napas setelah polisi menembakkan gas air mata.
Gas air mata ditembakkan hingga ke depan Pakuwon Mall yang berada di dekat Mapolda DIY. Massa berusaha mundur menghindari tembakan itu.
5. Medan
Aksi demonstrasi dalam empat hari terakhir juga terjadi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Sumatra Utara, dan berakhir ricuh.
Dilansir dari Tribunnews.com, beberapa demonstran dilaporkan ditangkap, dipukul, dan dilarikan ke rumah sakit karena terluka.
Tak hanya itu, di media sosial beredar video yang memperlihatkan massa dianiaya , dan diduga pelakunya adalah aparat yang mengamankan demonstrasi.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, telah menyatakan pihaknya sedang mendalami video itu.
6. Jambi
Di Jambi, massa aksi demonstrasi berupaya masuk ke arah Kantor Gubernur Jambi dan Gedung DPRD Provinsi Jambi.
Demonstrasi di sana berakhir ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata.
Setidaknya ada lima anggota kepolisian yang terluka, dan dari pihak mahasiswa serta demonstran terdapat setidaknya ada delapan orang yang terluka.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.