Daftar 10 Kerja Sama RI-Jepang, Nilainya Tembus Rp401 Triliun
Presiden Prabowo menyaksikan penandatanganan 10 MoU RI-Jepang di Tokyo senilai Rp401 triliun
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo menyaksikan penandatanganan 10 MoU RI-Jepang di Tokyo senilai Rp401 triliun.
- Kerja sama mencakup energi bersih, migas, panas bumi, semikonduktor, hingga sektor keuangan sebagai bukti kuatnya kepercayaan investor terhadap Indonesia.
TRIBUNTERNATE.COM – Prabowo Subianto menghadiri sekaligus menyaksikan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Imperial Hotel Tokyo, Senin (30/3/2026).
Dalam forum tersebut, sebanyak 10 nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama berhasil disepakati dengan nilai investasi mencapai 23,63 miliar dolar Amerika Serikat atau setara sekitar Rp401,71 triliun.
Kesepakatan ini mencerminkan semakin kuatnya hubungan ekonomi kedua negara serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Baca juga: Segini Harta Kekayaan Aksandri Kitong, Anggota DPRD Malut yang Viral Usai Pernyataan Kontroversial
Baca juga: Laporan Keuangan 2025 Diserahkan, Pemkot Tidore Optimistis Raih WTP
Kerja sama yang diumumkan mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari energi bersih, minyak dan gas, hingga teknologi dan keuangan.
Daftar MoU yang Diumumkan
- Produksi metanol berbasis pemanfaatan emisi CO2 di Bontang antara PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Kaltim Methanol Industri.
- Kerja sama perdagangan, niaga, dan investasi antara KADIN Indonesia dan Japan Chamber of Commerce and Industry.
- Pengembangan Lapangan Gas Abadi Blok Masela antara PT Pertamina (Persero) dan INPEX.
- Peluang kemitraan sektor hulu migas di Indonesia dan Asia Tenggara antara PT Pertamina Hulu Energi dan INPEX.
- Pengembangan ekosistem semikonduktor, desain chip, dan kecerdasan buatan antara PT Eblo Teknologi Indonesia dan Hayashi Kinzoku Co., Ltd.
- Kajian proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Rajabasa antara PT Supreme Energy Rajabasa dan INPEX.
- Penguatan ekosistem emas dan inklusi keuangan antara PT Pegadaian dan PT Bank SMBC Indonesia.
- Indonesia-Japan Strategic Beauty Partnership antara PT Nose Herbal Indo dan 2Way World.
- Mandiri Aviation Leasing Fund antara Danantara, Mandiri Investment Management, dan SMBC Aviation Capital.
- Proyek Hululais Geothermal Power Plant antara Pemerintah Indonesia dan JICA.
Selain sektor energi, kerja sama juga menyasar penguatan industri teknologi tinggi dan sistem keuangan inklusif.
Forum ini menjadi momentum penting dalam memperluas kolaborasi konkret antara Indonesia dan Jepang, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi strategis di kawasan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| Inovasi "Sobat Kita" Diluncurkan, Pasien RSUD Chasan Boesoerie Malut Bisa Terima Obat dari Rumah |
|
|---|
| Anggaran Sapi Kurban Bantuan Presiden Rp100 Miliar Pakai APBN, PDIP Minta Transparansi |
|
|---|
| FIB Unkhair Ternate Kurban 5 Ekor Sapi, Daging Dibagikan ke Warga dan Mahasiswa |
|
|---|
| Unkhair Ternate Soroti Ketahanan Pangan, Generasi Muda Diajak Majukan Pertanian Berkelanjutan |
|
|---|
| Temui Keluarga Anisa di Ternate, Briptu Alfandi Nyatakan Ingin Lanjutkan Pernikahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Prabowo-di-forum-bisnis-jepang.jpg)