Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pernah Dijuluki Raja Kuis, Helmy Yahya Kini Dicopot sebagai Dirut TVRI, Segini Harta Kekayaannya

Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI menonaktifkan Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Helmy Yahya.

KOMPAS.com/Tri Susanto Setiawan
Helmy Yahya di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018). 

Beberapa acara realitas dan acara-acara televisi lainnya juga dikelolanya.

Di kancah politik, Helmy telah 2 kali ikut dalam perhelatan pilkada.

Pertama, Pilkada Provinsi Sumatra Selatan 2008 sebagai calon wakil gubernur, ia mengalami kekalahan.

Lalu pada Pilkada Kabupaten Ogan Ilir 2010, Helmy yang mencalonkan diri sebagai calon bupati dari PDI Perjuangan, juga belum mencapai hasil seperti yang diinginkannya.

Pada tahun 2009 dan 2010, ia mendirikan lembaga kursus Helmy Yahya Broadcasting Academy di Bandung, Surabaya, dan Jakarta.

Kariernya berlanjut tanggal 29 November 2017, Helmy Yahya dilantik sebagai Direktur Utama TVRI periode 2017-2022.

Banyak berkecimpung di dunia pertelevisian Indonesia, Helmy Yahya pun mengeruk banyak pundi-pundi uang.

Hartanya pun diprediksi mencapai dua digit miliar rupiah.

Berdasarkan data dari situs elhkpn.kpk.go.id, Helmy menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir kali pada 2015 silam.

Hal itu sebagai syarat mencalonkan diri sebagai Bupati Ogan Hilir.

Waktu itu Helmy tercatat memiliki harta senilai Rp 27.850.331.320.

Harta Helmy terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan.

Dalam laporannya, Helmy disebut memiliki 23 bidang tanah dan bangunan dengan nilai total Rp15.935.231.593.

Aset tersebut tersebar di sejumlah daerah yakni Jakarta, Belitung, Bogor, Palembang, Bekasi, dan Tangerang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved