Selasa, 5 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Awal Januari, Jokowi Akan Terima 3 Nama Pengganti Ari Askhara, Erick Ungkap Beban Berat Dirut Garuda

Erick Thohir mengatakan bakal mengajukan tiga nama calon Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero).

Tayang:
Editor: Sansul Sardi
Garuda Indonesia via Kompas.com
Ilustrasi Garuda Indonesia 

TRIBUNTERNATE.COM - Nama-nama calon Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) rupanya masih membuat banyak kalangan masyarakat penasaran.

Menanggapi hal itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bakal mengajukan tiga nama calon Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero).

Tiga nama calon Dirut Garuda Indonesia itu nantinya akan diserahkan kepada Tim Penilaian Akhir (TPA) yang diketuai Presiden Joko Widodo.

Ketiga nama tersebut nantinya akan melalui proses penilaian sebelum akhirnya ditetapkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang bakal dilakukan 22 Januari 2020.

"Nanti awal Januari akan diajukan tiga calon (ke TPA)," ujar Erick ketika ditemui awak media di Jakarta, Minggu (22/12/2019) malam.

Pergantian posisi Direktur Utama Garuda dilakukan untuk mengganti I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara yang dicopot lantaran kasus penyelundupan Harley Davidson dan dua sepeda Brompton.

Selain Ari Askhara, empat direksi Garuda lainnya juga dicopot, yaitu Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar, dan Direktur Operasi Bambang Adisurya Angkasa.

Dengan demikian, saat ini hanya tersisa dua direksi, yaitu Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Fuad Rizal dan Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah. Dewan Komisaris Garuda Indonesia pun menetapkan Ditektur Keuangan Garuda sebagai pelaksana tugas direktur utama perseroan.

"Garuda kan nanti direksinya pada minggu ketiga Januari. Sekarang sudah ada beberapa kandidat nanti proses sama," ujar dia.

Adapun saat ini, Erick tengah melakukan aksi bersih-bersih di jajaran direksi dan komisaris BUMN.

Beberapa BUMN yang telah mengalami perombakan direksi dan komisaris diantaranya adalah PT Pertamina (Persero), PT Inalum (Persero), PT Bank Mandiri (Persero), PT Bank Tabungan Negara (Persero) dan PT ANTAM (Persero).

Adapun esok hari, Erick mengatakan PT PLN (Persero) bakal memiliki Direktur Utama, Komisaris Utama dan Direktur Keuangan Baru. (Kompas.com/Mutia Fauzia)

Beratnya Jadi Dirut di Garuda Dibanding BUMN Lain

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai menjadi direktur utama (Dirut) di Garuda Indonesia lebih berat dibandingkan menjadi bos di perusahaan plat merah lainnya.

Atas dasar itu, dia menilai Dirut Garuda harus mempunyai akhlak dan integritas yang baik dalam memimpin perusahaan tersebut.

“Kalau dia menjadi salah satu pimpinan (Garuda), itu pasti mendapat nafkah (penghasilan) yang baik, lalu juga di puncak kepemimpinannya, suka enggak suka pasti punya kekuasaan. Yang problem, khususnya di Garuda itu juga dikelilingi perempuan cantik-cantik,” ujar Erick di Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved