Breaking News:

Virus Corona

Peneliti Sebut Golongan Darah A Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona, Sedangkan O Kebal

Studi terbaru dari China menunjukkan, seseorang dengan golongan darah A cenderung lebih rentan terhadap virus corona.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Tabung penampung darah pasien yang akan dilakukan tes darah di Ruang Carlo Rumah Sakit St Carolus, Jakarta, Kamis (28/11/2019). 

Studi yang dipublikasikan di Medrxiv.org ini membandingkan jenis darah dari 2.173 kasus virus corona yang dikonfirmasi di Wuhan dan Shenzhen dengan lebih dari 3.694 penduduk dalam kondisi sehat di wilayah Wuhan.

Sementara 31,16 persen penduduk Wuhan memiliki golongan darah A, sebanyak 37,75 persen pasien virus corona yang disurvei di Jinyintan Hospital, Wuhan, memiliki golongan darah yang sama.

Dari sampel kasus virus corona di rumah sakit yang sama, sebanyak 25,8 persen memiliki golongan darah O. Angka ini dibandingkan dengan 33,84 persen populasi umum.

Studi ini juga mengungkap, dari 206 pasien yang meninggal karena virus corona, 85 korban atau 41,26 persen mempunyai golongan darah A. Hanya 52 korban yang memiliki golongan darah O.

Kepada South China Morning Post, para ilmuwan yang tidak terlibat dalam studi ini mengatakan ukuran sampel yang jauh lebih besar diperlukan untuk memandu praktik medis.

"Jika kita golongan darah A, tidak perlu panik. Itu bukan berarti kita akan terinfeksi 100 persen," kata Gao Yingdai, peneliti di Tianjin, kepada South China Morning Post.

"Jika kita mempunyai golongan darah O, bukan berarti kita juga benar-benar aman. Kita harus mencuci tangan dan mengikuti pedoman yang dikeluarkan oleh pihak berwenang."

Saat ini, ada lebih dari 196.000 kasus COVID-19 yang menewaskan lebih dari 7.800 orang di seluruh dunia.

(Kompas.com/Gading Perkasa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Studi: Pemilik Golongan Darah A Lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved