Virus Corona

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelabuhan dan Bandara di Maluku Utara Ditutup Mulai 22 April

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) berencana menutup aktivitas di kawasan pelabuhan dan bandara di Malut.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi mudik - Penumpang saat turun dari KRI Makassar-590 usai sandar di Pelabuhan Gapura Surya, Tanjung Perak, Senin (3/6). KRI Makassar membawa lebih dari 990 penumpang warga Kaltim sebagai peserta mudik gratis dengan rute Balikpapan-Surabaya kerjasama TNI AL dan Departemen Perhubungan. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) berencana menutup aktivitas di kawasan pelabuhan dan bandara di Malut.

Hal itu dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona.

"Kami akan menutup aktivitas pelabuhan dan bandara, serta membatasi jumlah penumpang kapal maupun speedboat saat beroperasi," kata Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Malut, Armin Zakaria di Ternate, dikutip dari Antara, Selasa (21/4/2020).

Satu Pasien Covid-19 di Maluku Utara Sembuh, Kini Muncul Kasus Baru, Tertular Pasien 01

Menurut dia, rencana menutup aktivitas bandara dan pelabuhan itu melalui rapat bersama Gubernur Malut dan seluruh bupati/wali kota terkait penanganan Covid-19 di wilayah Malut.

Akses masuk pelabuhan dan bandara di Malut mulai ditutup pada 22 April 2020.

Seluruh pelabuhan dan bandara ditutup, kecuali Bandara Babullah Ternate.

"Hasil rapat bersama tim kordinator Gugus Tugas sepakati untuk menutup akses masuk terutama Pelabuhan Ahmad Yani sebagai pintu masuk laut, terkecuali bandara tetap di buka," kata Armin yang Koordinator Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut itu.

Ini Penjelasan Mengenai Foto Viral Nelayan di Maluku Utara Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan

Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba meminta sinergitas seluruh bupati/wali kota di Malut, terutama dalam penanganan wabah corona, dengan membatasi aktivitas warganya agar tidak keluar rumah.

"Saya harapkan seluruh kabupaten/kota di Malut intensif membatasi aktivitas warganya keluar rumah, kecuali ada kebutuhan sangat mendesak," kata Gubernur.

Standar ini perlu diterapkan untuk lebih memperketat pintu masuk di kabupaten/kota guna menghindari meluasnya wabah Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mulai 22 April, Pelabuhan dan Bandara di Maluku Utara Ditutup"

Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved