Rekam Jejak Kim Jong Un, dari Masa Kecil yang Pemalu hingga Dipuja seperti Tuhan di Korea Utara
Kim Jong Un bersekolah dengan nama palsu dan dilaporkan pemalu, meskipun dia terintegrasi dengan baik dengan siswa lain.
Kim Jong-un juga dipandang sebagai salinan dari ayahnya, dengan banyak atribut dan selera yang sama.
Pada tahun 2009, Kim Jong-un secara resmi menjadi yang berikutnya untuk menggantikan Kim Jong-il sebagai Pemimpin Tertinggi Korea Utara.

Kemudian, ia diangkat melalui jajaran Partai Buruh Korea Selatan, akhirnya menjadi setara dengan jenderal berbintang empat pada tahun 2010.
Pada tahun 2011, rezim mengumpulkan saingan potensial untuk suksesi Kim Jong-un dan baik mengeksekusi mereka atau menempatkan mereka di kamp-kamp interniran.
Ketika Kim Jong-il meninggal pada bulan Desember 2011, Kim Jong-un secara terbuka dinyatakan sebagai Pemimpin Tertinggi hanya beberapa hari kemudian, terlepas dari teori-teori bahwa pejabat tinggi lainnya akan bertindak sebagai bupati sebelum kekuasaan diserahkan.
Pada 2012, ia diangkat ke pangkat marshall - pangkat tertinggi di militer Korea Utara.
Secara teoritis, Kim Jong-un hanya memegang sepertiga dari kekuasaan yang biasanya dipegang oleh presiden suatu negara, karena Perdana Menteri dan Presiden Parlemen di Korea Utara juga memegang kendali.
Namun dalam praktiknya, Kim Jong-un memiliki kekuasaan tertinggi atas negara.
Sejak menjadi pemimpin Korea Selatan, Kim mereformasi bangsa dengan banyak cara. Meskipun secara halus, meningkatkan pengaruh Barat dalam budaya bangsa.

Dia juga menunjukkan pendekatan yang lebih riang terhadap citra publiknya, memamerkan istrinya di sebuah konser musik dan mengungkapkan penyesalan mendalam ketika sebuah gedung apartemen runtuh pada masa pemerintahannya.
Reformasi ekonomi juga menjadi ciri khas pemerintahan Kim Jong-un, dengan pelonggaran pembatasan yang signifikan.
Dalam hal infrastruktur, Kim Jong-un lebih berfokus pada membangun arena seluncur es, taman, dan kolam renang daripada monumen politik.
• Sempat Diisukan Meninggal, Kim Jong Un Kembali Muncul ke Publik setelah Menghilang 20 Hari
• Polemik Keberadaan Kim Jong Un hingga Misteri Kota Wonsan Bagi Dinasti Kim
Sisi Gelap
Namun, ada sisi gelap dari pemerintahan Kim. Dia secara sistematis telah mengeksekusi anggota keluarga Jang Song-taek (mantan tokoh berpangkat tinggi Korea Utara), menganggap mereka sebagai ancaman bagi kekuasaannya.
Diduga, Kim Jong-un ingin membasmi semua jejak keluarga dan siapa saja yang memiliki sejarah mendukung mereka.