3 Fakta Tukang Pijat di Surabaya Perkosa Istri Pelanggannya, Pelaku Sengaja Tak Pakai Celana Dalam
Seorang tukang pijat berinisial DA (40) asal Surbaya, Jawa Timur nekat memperkosa istri pelanggannya.
TRIBUNTERNATE.COM - Berikut fakta-fakta tukang pijit yang nekat perkosa istri pelanggannya.
Seperti diketahui seorang tukang pijat berinisial DA (40) asal Surbaya, Jawa Timur nekat memperkosa istri pelanggannya.
Aksi bejat itu dilakukan DA di sebuah kamar di kediaman korban di Surabaya, Selasa (21/7/2020) sekira pukul 19.00 WIB.
"Jadi tukang pijat keliling itu pelaku diundang ke rumah korban," ujar Kapolsek Sukolilo, AKP Subiyantana, seperti dilansir dari Surya.co.id.
• Modus Cek Keperawanan, Seorang Ayah Nekat Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil
• Fakta Baru Siswi SMP Bunuh Bocah 6 Tahun, Ternyata Korban Perkosaan Orang Terdekat, Hamil 14 Minggu
Suami korban dengar suara gaduh di kamar
Mulanya, pelaku dipanggil suami korban untuk memijat istrinya yang belakangan mengeluh nyeri pada bagian perut.
Suami korban semula tidak merasa aneh dengan gelagat pelaku.
Apalagi, pelaku juga dikenal berpengalaman memijat sejak sembilan tahun lamanya.

Namun, setelah 30 menit berselang, kecurigaan suami korban terhadap pelaku akhirnya muncul.
Pemicunya karena suara gaduh dari dalam kamar dan sesekali diikuti suara teriakan lirik dari istrinya.
Mendengar itu, suami korban langsung masuk ke dalam kamar dan kaget saat melihat istrinya sedang diperkosa pelaku.
"Suami korban melihat adegan pelaku dan kaget lalu melaporkan ke Polsek Sukolilo," terang Subiyantana.
• Oknum Pembina Pramuka Perkosa dan Bunuh Siswi SMP, Akui Naksir & Rela Tak Digaji Demi Lihat Korban
• Ketua KPAI Minta LPA Siapkan Tim Psikologis untuk Siswi SMK Deliserdang yang Diperkosa 8 Orang
Pelaku sengaja tak pakai celana dalam sejak dari rumah
Dilansir Surya.co.id, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Zainul Abidin mengungkapkan, aksi bejat tersebut sengaja dilakukan oleh pelaku lantaran tak kuat menahan birahi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui, birahinya memuncak setelah melihat keelokan paras dan kemolekan tubuh korban.