Virus Corona
Daftar 75 Merek Hand Sanitazer Beracun Menurut FDA, Terbukti Mengandung Metanol
Food and Drug Administration (FDA) membagikan daftar pembersih tangan (hand sanitizer) yang berpotensi beracun.
TRIBUNTERNATE.COM - Keberadaan pembersih tangan atau hand sanitizer saat ini menjadi suatu kebutuhan yang harus dilakukan orang.
Namun siapa sangka jika benda ini yang awalnya digunakan untuk membunuh virus corona ternyata juga menimbulkan dampak berbahaya.
Hal ini diungkap oleh Food and Drug Administration (FDA).
FDA membagikan daftar pembersih tangan (hand sanitizer) yang berpotensi beracun.
Rupanya, beberapa produk hand sanitizer yang disebut beracun itu mengandung metanol.
• Mengandung Alkohol, Apakah Berbahaya Jika Tinggalkan Hand Sanitizer di Kabin Mobil?
• Rekam Jejak Bupati Klaten Sri Mulyani: Heboh Hand Sanitizer, Harta Kekayaan, hingga Bagi Motor Nmax
FDA memperingatkan akan mengungkap lebih banyak produk yang tercemar metanol.
Mengutip dari CBS News, FDA menekankan bagi konsumen dan penyedia layanan kesehatan yang menggunakan hand sanitaszer berlabel ‘etanol’ untuk lebih teliti.

Sebab, beberapa produk yang berlabel etanol itu terbukti positif mengandung metanol.
Sebagai catatan, metanol juga dikenal sebagai alkohol kayu.
Bahan tersebut dapat menjadi racun jika diserap melalui kulit dan mematikan jika tertelan.
FDA telah memperluas 75 daftar hand sanitizer agar dihindari pada konsumen.
Beberapa daftar hand sanitazer telah ditarik cembalo dan sebagian tengah direkomendasikanFDA untuk ditarik.
“Orang dewasa dan anak-anak memakai produk hand sanitizer yang terkontaminasi dengan metanol dan menyebabkan efek samping,” kata FDA.
“Baru-baru ini (dilaporkan efeknya) termasuk kebutaan, rawat inap dan kematian,” tambahnya.
FDA menyebut, kelompok yang paling beresiko keracunan metanol yakni anak-anak dan remaja.