Breaking News:

Beri Waktu hingga 15 September, Trump Ingin Pemerintah AS Dapat Bagian dari Pembelian TikTok

Donald Trump menekankan, dia ingin pemerintah mendapat bagian finansial dari pembelian TikTok oleh Microsoft.

AFP via TribunJogja.com
Sebuah grafiti Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping 

TRIBUNTERNATE.COM - Presiden AS Donald Trump terus bersikukuh dengan China terkait aplikasi TikTok.

Di mana Trump menekankan, dia ingin pemerintah mendapat bagian finansial dari pembelian TikTok oleh Microsoft.

Selain itu, dia juga memberikan tenggat waktu setidaknya selama enam pekan agar kesepakatan dengan ByteDance, selaku perusahaan induk, bisa tercapai.

"(TikTok) harus jadi perusahaan AS. Harus dimiliki di sini. Kami tak ingin ada masalah keamanan di sini," tegas presiden 74 tahun itu.

Aplikasi berbagi video itu tengah digandrungi saat ini, dengan jumlah pengguna di seluruh dunia diyakini mencapai satu miliar.

Mengenal Dilraba Dilmurat, Artis China Keturunan Suku Uighur, Masuk Daftar Wanita Tercantik di Dunia

Wiku Adisasmito Beberkan Berapa Lama Vaksin Corona dari China Bisa Digunakan di Indonesia

Namun, aplikasi itu jadi sorotan di AS karena diduga digunakan pemerintah China sebagai alat mengumpulkan data intelijen.

Trump menyatakan, dia memberikan waktu bagi ByteDance hingga pertengahan September untuk menyelesaikan kesepakatan dengan Microsoft.

"Saya menetapkan tanggal 15 September, di mana mereka harus melepas operasionalnya di AS," tuturnya seperti dikutip AFP Senin (3/8/2020).

Presiden dari Partai Republik itu menerangkan, berapa pun harga yang nantinya disepakati kedua perusahaan, pemerintah harus mendapatkan bagian.

"Amerika Serikat harus mendapatkan persentase besar karena kami sudah membuat (kesepakatan) ini terjadi," papar suami Melania tersebut.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved