Breaking News:

Virus Corona

Benarkah Cegukan Bisa Jadi Gejala Baru Covid-19? Ini yang Harus Anda Ketahui

Cegukan dilaporkan sebagai salah satu gejala infeksi Covid-19, namun tidak masuk ke dalam gejala resmi Centers for Disease Control and Prevention.

Kompas.com
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNTERNATE.COM - Kasus orang terinfeksi Covid-19 semakin hari semakin bertambah.

Bahkan ada beberapa gejala atau tanda baru terkait penyakit ini terus bermunculan.

Baru-baru ini, cegukan dilaporkan sebagai salah satu gejala infeksi Covid-19, namun tidak masuk ke dalam gejala resmi Centers for Disease Control and Prevention.

Sebab, hanya ada satu studi kasus cegukan yang terkait Covid-19, menurut dokter darurat bersertifikat Mitchell Li, M.D., pemilik Thrive Direct Care di Chicago, AS.

Dr. Li mengatakan, pasiennya tidak mengalami cegukan.

BREAKING NEWS: Tambah 2.307, Jumlah Kasus Virus Corona di Indonesia Jadi 135.123 per 14 Agustus 2020

Jangan Asal Klaim Obat Covid-19, Bisa Kena Denda Maksimal Rp 500 Juta Jika Palsukan Gelar

Namun, ia mengatakan orang-orang di komunitas Facebook melaporkan gejala tersebut.

Menurutnya, hingga saat ini, belum ada bukti kuat untuk menambahkan cegukan ke dalam daftar gejala Covid-19.

Apakah cegukan merupakan pertanda terinfeksi virus corona?

Seorang pria berusia 62 tahun dilarikan ke unit gawat darurat setelah mengalami cegukan selama empat hari, menurut laporan yang diterbitkan dalam The American Journal of Emergency Medicine pada bulan Juli.

Metode CT scan (pemeriksaan kondisi tubuh seseorang dengan sinar X-ray) mengungkap adanya kelainan pada paru-paru pasien tersebut.

Halaman
123
Editor: Sri Handayani1
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved