Breaking News:

Apa Itu Perum Peruri? Perusahaan Percetakan Uang yang Disebut Ahok Ibarat Ular Piton

Ahok mengungkapkan, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) meminta Rp 500 miliar untuk proses tersebut.

TribunJatim.com
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok rencananya akan memimpin salah satu BUMN strategis. 

TRIBUNTERNATE.COM - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membeberkan situasi yang dialami Pertamina dalam upaya pelaksanaan proses paperless di tubuh perusahaan migas pelat merah tersebut.

Ahok mengungkapkan, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) meminta Rp 500 miliar untuk proses tersebut.

Dia pun menyebut, besaran dana yang diminta Peruri tidak masuk akal dan mengibaratkan Peruri seperti ular sanca. Menurut dia, dengan dana sebesar itu dari Pertamina maka Peruri tidak akan melaksanakan tugasnya lagi.

"Itu sama saja udah dapat uang Pertamina nggak mau kerja lagi, tidur 10 tahun jadi ular sanca, jadi ular piton," kata Ahok dikutip Kontan.co.id, Selasa (15/9/2020). Lantas, apa itu Perum Peruri?

Apa itu Perum Peruri?

Perum Peruri singkatan dari Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia. Dirangkum dari laman resminya, Peruri didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1971. 

BUMN ini merupakan hasil peleburan (merger) antara Perusahaan Negara (PN) Arta Yasa dengan PN Pertjetakan Kebayoran.

Sesuai dengan PP 60 Tahun 1971 Pasal 3, dinyatakan bahwa tujuan dan lapangan usaha Peruri adalah mencetak uang kertas dan yang uang logam untuk Bank Indonesia (BI).  Selain itu mencetak barang-barang cetakan, surat-surat berharga serta membuat barang-barang logam lainnya untuk pemerintah, BI, Lembaga-lembaga Negara dan umum. 

Peruri juga masih bisa menyelenggarakan usaha-usaha sampingan atas persetujuan Menteri Keuangan dengan berpedoman kepada dasar-dasar dan prinsip-prinsip ekonomi yang rasionil. 

Ahok Bongkar Aib Pertamina, Andre Rosiade Minta Jokowi & Erick Thohir Copot BTP: Timbulkan Kegaduhan

Usul Bubarkan Kementerian BUMN, Ahok Singgung Gaji Besar di Pertamina: Masa Dicopot Gaji Masih Sama

Di dalam perkembangannya, pemerintah kemudian mengubah PP 60 Tahun 1971 menjadi yang paling terakhir yaitu PP 06 Tahun 2019. 

Halaman
12
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved