Tips Kesehatan
Mengenal Manfaat Kesehatan Bawang Putih untuk Mengatasi Kolesterol hingga Tekanan Darah Tinggi
Selain sebagai bumbu dapur yang wajib dimiliki, bawang putih ternyata juga dipercaya sebagai obat alami hipertensi.
Dengan demikian, produksi kolesterol akan menurun.
2. Mengobati Tekanan Darah Tinggi
Rempah ini juga terkenal dengan khasiatnya untuk mengobati hipertensi.
Selain menurunkan kolesterol yang secara tidak langsung dapat menurunkan tekanan darah, bawang putih juga mengandung zat yang membantu menjaga tekanan darah tetap normal.
Zat yang terkandung dalam bawang putih bekerja dengan cara merangsang tubuh untuk memproduksi oksida nitrat (NO) dan hidrogen sulfida (H2S) yang penting untuk mengurangi ketegangan pada pembuluh darah dan diikuti dengan penurunan tekanan darah.
• Waspada! Ini 5 Gangguan Kesehatan yang Ditandai Munculnya Keringat Dingin
• 8 Manfaat Olahraga Lari untuk Kesehatan Fisik dan Mental: Turunkan Berat Badan hingga Atasi Depresi
Selain itu, bawang putih juga bekerja dengan cara menghambat kerja endothelin 1 dan angiotensin II yang selanjutnya melemaskan pembuluh darah.
Namun sayangnya kandungan zat aktif dalam 1 siung bawang putih belum tentu sama, sehingga efek terapi yang didapatkan juga akan berbeda.
Oleh karena itu, sebelum menggunakan bawang putih sebagai alternatif terapi tambahan untuk mengatasi hipertensi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter penyakit dalam atau ahli gizi.
3. Menjaga Fungsi Hati Lebih Sehat
Bawang putih juga bisa sangat bermanfaat untuk menunjang kesehatan internal tubuh Anda.
Sebab bawang putih juga berpotensi baik untuk mencegah risiko penyakit jantung.
Bawang putih telah dikenal sebagai pengobatan tambahan dalam menurunkan kolesterol dan tekanan darah, yang pada akhirnya mengurangi risiko aterosklerosis.
Uniknya, manfaat yang paling konsisten ditunjukkan oleh ekstrak dari bawang putih kering (bawang putih tua).
Menurut sejumlah penelitian, ekstrak bawang putih yang sudah tua dapat secara efektif mengurangi penumpukan plak lunak dan mencegah pembentukan plak baru.
Penelitian dari Journal of Nutrition menggunakan bawang putih tua juga menunjukkan efek penurunan kadar kalsium dan protein C-reaktif di arteri koroner.
Endapan kalsium di arteri koroner merupakan tanda penumpukan plak yang dapat mempersempit atau menyumbat arteri sedangkan protein C-reaktif adalah protein khusus yang memicu terjadinya peradangan.
Kedua kondisi di atas kemudian memicu terjadinya aterosklerosis. Saat aterosklerosis terjadi, Anda akan lebih mudah terserang serangan jantung atau stroke.
(TribunTernate.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/bawang-putih.jpg)