Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Buku Tematik

Kunci Jawaban Halaman 45 46 49 Tema 4 Kelas 4 SD Buku Tematik Subtema 1 Pembelajaran 6

Berikut kunci jawaban Tema 4 Kelas 4 halaman 45, 46, 49, dilansir TribunPadang.com dari Semangat Belajar:

Editor: Sansul Sardi
net via TribunManado.co.id
Ilustrasi siswa SD 

TRIBUNTERNATE.COM - Berikut kunci jawaban buku tematik untuk kelas 4 SD/MI tema 4.

Kali ini yang dibahas yakni buku tematik pada halaman 45, 46 dan 49.

Pertanyaan dan soal halaman 44 sampai 49, merupakan materi Pembelajaran 6, Subtema 1 Jenis-jenis Pekerjaan.

Tema 4 Berbagai Pekerjaan terdapat pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2017.

Berikut kunci jawaban Tema 4 Kelas 4 halaman 45, 46, 49, dilansir TribunPadang.com dari Semangat Belajar:

Baca juga: Kunci Jawaban Halaman 60 61 62 63 64 65 66 67 Tema 4 Kelas 4 SD Buku Tematik Subtema2 Pembelajaran2

Baca juga: Kunci Jawaban Halaman 95 96 97 98 99 Tema 4 Kelas 5 SD Buku Tematik Subtema 3 Pembelajaran 1

Pada Pembelajaran 6 ini, siswa diminta untuk membaca kembali teks tentang ‘Pemimpin Idola, Pemimpin Yang Jujur’ yang terdapat dalam pembelajaran 4 dalam hati.

Pemimpin Idola, Pemimpin yang Jujur

Ida, temanku sebangku. Mungil, berkulit hitam manis, tidak banyak bicara, dan pandai itulah cirinya. Ia seorang anak yang sederhana. Ayahnya sudah lama meninggal. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya.

Ida anak yang sangat pandai. Nilai-nilainya yang selalu bagus, memberinya kesempatan meneruskan sekolah tanpa biaya. Semua buku pelajaran dan perlengkapan ditanggung oleh sekolah. Ida tak pernah malu dengan kondisi keluarganya. Bahkan ia semakin rajin belajar dan terus berprestasi. Ida juga selalu menjadi tempat bertanya jika teman-temannya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Teman-teman memilih Ida sebagai ketua kelas. Pandai, tenang, dapat berkomunikasi dengan baik, serta mampu menjaga ketertiban kelas menjadi modal utamanya.

Hari ini, Ibu Tati mengingatkan tentang ulangan matematika. Sebagian siswa tidak siap. Termasuk Gugut, si jagoan bola, yang duduk di belakang kami. “Waduh, saya belum belajar, Bu! Kemarin saya seharian bermain bola sampai sore. Pulang ke rumah langsung tidur, Bu!” protesnya. Ulangan tetap berlangsung. Gugut resah. Ia menengok ke kiri dan ke kanan. Tiba-tiba, ditendangnya kursi Ida dari belakang. “Ssstt..Ida! Bantu aku dong! Geser sedikit ke kiri, agar aku bisa melihat jawaban di kertas ulanganmu!” pinta Gugut.

Ida bergeming. Ia hanya menggelengkan kepala pelan, tanpa menengok ke belakang. Gugut mengganggunya lagi.

“Ayo dong, Ida. Sekali ini saja. Nanti aku beri kamu uang sepuluh ribu rupiah. Kamu bisa jajan kue di kantin,” rayunya.

Gugut tahu benar Ida tidak pernah jajan di kantin. Ibunya tidak memberinya bekal uang jajan. Ida selalu membawa sebungkus nasi dan lauk dari rumah.

Namun, di luar dugaan Gugut, Ida tidak terusik. Sekali lagi ia menggeleng pelan. Sampai waktu berakhir, Gugut terpaksa menyerahkan kertas ulangannya dengan lunglai.

Pada waktu istirahat Ida menghampiri Gugut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved