Kamis, 21 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Tips Kesehatan

Normalkah, Vagina 'Kentut' Saat Bercinta?

Queefing adalah suara seperti kentut yang bisa keluar dari vagina saat udara terperangkap, situasi yang mungkin terjadi ketika berhubungan intim

Tayang:
Editor: Sansul Sardi
popsugar.com
Ilustrasi berhubungan intim. 

TRIBUNTERNATE.COM - Berhubungan intim adalah hal wajar dilakukan oleh sepasang suami-istri.

Namun rupanya dalam melakukan hubungan ini, terkadang ada kejadian di mana vagina 'kentut'.

Komedian dan aktris Tiffany Haddish berharap " queefing" masuk ke dalam pendidikan seksual holistik.

Queefing adalah suara seperti kentut yang bisa keluar dari vagina saat udara terperangkap, situasi yang lebih mungkin terjadi ketika seseorang berhubungan intim atau olahraga.

Sebelum menyadari bahwa queefing adalah hal normal, Haddish menganggapnya sebagai kejadian tak terduga yang memalukan.

Baca juga: Benarkah Sering Berhubungan Intim Bisa Membuat Vagina Makin Longgar? Ini Penjelasan Ahli

Baca juga: Penyebab hingga Cara Mengatasi Miss V Sakit setelah Berhubungan Intim: Hindari Seks Terlalu Kasar

"Kemudian aku menyadari bahwa queefing itu tidak buruk. Orang-orang harus mendapatkan pelajaran tentang fenomena itu sehingga tidak ada lagi orang yang merasa tidak aman atau bahkan berpikir vaginamu pecah," katanya, seperti dilansir Insider.

Queefing normal terjadi

Dilansir Women's Health, queefing terjadi di tengah hubungan intim karena penis, atau objek lainnya yang melakukan penetrasi, bergerak masuk dan keluar melalui vagina.

Kondisi ini bisa memindahkan udara di luasr masuk ke vagina.

"Ini bisa terjadi ketika bercinta dalam posisi apapun, dan biasanya terjadi demgan cepat " ungkap Profesor Klinis Kebidanan dan Ginekologi dari Yale Medical School, Mary Jane Minkin, MD.

Queefing juga bisa terjadi selama olahraga, misalnya ketika kita melakukan gerakan downward dog atau repetisi terakhir crunch.

Intinya, queefing tidak terbatas pada hubungan intim, melainkan bisa terjadi pada aktivitas apapun yang menyebabkan udara masuk ke saluran vagina.

Asisten Profesor Kebidanan dan Ginekologi dari University of South Florida,Stephanie Ros, MD mengatakan, itu juga termasuk penggunaan vibrator atau mainan seks lainnya.

Menurut Dr. Minkin, vagina tidak berbentuk tabung lurus dan memiliki lipatan seperti kerutan yang disebut "rugae", sehingga udara dapat dengan mudah terperangkap di sana.

Baca juga: Perpanjang Durasi Hubungan Intim, Ini 3 Teknik Menunda Ejakulasi Dini

Baca juga: Tak Hanya Infeksi Hingga Kurang Pemanasan, Ini 3 Penyebab Lain Rasa Sakit saat Berhubungan Intim

Perlulah khawatir?

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved