Tips Kesehatan
Normalkah, Vagina 'Kentut' Saat Bercinta?
Queefing adalah suara seperti kentut yang bisa keluar dari vagina saat udara terperangkap, situasi yang mungkin terjadi ketika berhubungan intim
Tidak sama sekali. Menurut Dr. Minkin, queefing tidak memiliki risiko kesehatan.
Namun, untuk sedikit berhati-hati, ia mengingatkan agar tidak meniupkan udara ke dalam vagina wanita hamil karena udara dapat masuk ke pembuluh darah panggulnya dan menimbulkan risiko emboli udara.
"Bagaimana jika udara masuk ke vena dan mengalir ke jantung, paru-paru atau janin?" katanya.
Kedengarannya cukup menakutkan. Tetapi Dr. Minkin mengatakan, kekhawatiran itu lebih kepada teoritis daripada praktis. Artinya, hanya untuk berjaga-jaga.
Posisi rentan queefing
Menurut Dr. Ros, queefing cenderung lebih mungkin terjadi ketika posisi pinggul miring ke atas.
Artinya, penggemar doggy-style perlu waspada.
Namun, risiko yang sama juga bisa terjadi pada posisi lain, misalnya misionaris, tetapi ketika bokong terangkat dari tempat tidur.
Posisi tersebut lebih mungkin menyebabkan masuknya udara dan dengan gerakan berulang, udara keluar dan masuk sehingga terkadang menimbulkan suara.
Namun, pada intinya, tak perlu repot-repot mencoba menghindari queefing.
"Seks adalah aktivitas yang aneh, berisik dan berantakan. Jadi tertawakan lah dan nikmati momennya," ungkap Dr. Ros.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vagina "Kentut" Saat Bercinta, Normalkah?"
Editor : Nabilla Tashandra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/ilustrasi-berhubungan-intim.jpg)