Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Wapres Sebut Merger Bank Syariah BUMN Mulai Beroperasi Februari 2021

Ma'ruf Amin berharap gabungan bank syariah anak usaha bank BUMN dapat beroperasi secepatnya.

Editor: Sansul Sardi
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Wakil Presiden, Maruf Amin 

TRIBUNTERNATE.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin kembali buka suara terkait merger 3 bank syariah pelat merah.

Di mana Ma'ruf Amin berharap gabungan bank syariah anak usaha bank BUMN dapat beroperasi secepatnya.

Setelah ditandanganinya Conditional Merger Agreement (CMA) beberapa waktu lalu oleh 3 bank syariah pelat merah, mega merger akan dapat terlaksana dalam waktu dekat.

Ia menyebutkan, merger dari Bank Mandiri Syariah, Bank BRI Syariah, dan Bank BNI Syariah dapat mulai beroperasi pada Februari 2021.

Baca juga: Ini Alasan Erick Thohir Angkat Alexandra Askandar Jadi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri

Baca juga: Bank Dunia Sebut UU Cipta Kerja Bantu Indonesia Perangi Kemiskinan

"Bank syariah baru ini diharapkan nantinya dapat beroperasi penuh pada Februari 2021," katanya dalam sebuah webinar, Selasa (27/10/2020).

Menurutnya, penggabungan bank syariah BUMN menjadi penting untuk memaksimalkan potensi keuangan syariah yang ada saat ini.

"Dengan bergabungnya ketiga bank syariah tersebut maka bank syariah yang baru diharapkan dapat bersaing secara komptitif di tingkat global," tuturnya.

Selain itu, mega merger juga disebut sebagai salah satu langkah utama memperkuat lembaga syariah dalam negeri.

Oleh karenanya, Ma'ruf membantah pandangan yang menyebutkan penggabungan 3 bank syariah BUMN dapat menutup akses pelaku UMKM untuk mendapatkan permodalan.

Pasalnya, selain melakukan merger, pemerintah akan menambah dan memperluas pendirian bank wakaf mikro.

"Justru pemerintah sedang menyiapkan eksosistem syariah yang lengkap dari A sampai Z," ucapnya.

Tak Menutup Akses UMKM Mendapatkan Permodalan

Penggabungan tiga bank syariah BUMN dinilai beberapa pihak dapat menurunkan dukungan perbankan terhadap permodalan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mega merger itu bahkan disebut hanya akan menguntungkan pelaku usaha besar saja.

Baca juga: Pecah Rekor, Dalam 2 Bulan Harga Saham Bank BRI Syariah Meroket Dua Kali Lipat

Baca juga: Bank Tanah Dalam UU Cipta Kerja Disinggung Jokowi, Ini Artinya dan Manfaatnya bagi Masyarakat

Namun, pandangan tersebut dibantah oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved