Soal Kerumunan Acara Rizieq, Mahfud MD: Dimohon Untuk Kooperastif Dalam Rangka Penegakan Hukum

"Dimohonkan kepada saudara Muhammad Rizieq Shihab untuk kooperastif dalam rangka penegakan hukum," ujar Mahfud dalam konferensi pers

Editor: Gajali Fataruba
Tribunnews/Jeprima
Massa pendukung Front Pembela Islam (FPI) saat menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan anak Habib Rizieq Syihab di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020). Pantauan Tribunnews.com di lapangan prosesi pembacaan ijab kabul menggunakan bahasa Arab dan berlangsung dengan hikmat. 

TRIBUNTERNATE.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD buka suara terkait pemangilan polisi terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Mahfud MD meminta Rizieq Shihab untuk kooperatif memenuhi pemanggilan polisi berkaitan dengan kerumunan di acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab beberapa waktu lalu.

"Dimohonkan kepada saudara Muhammad Rizieq Shihab untuk kooperastif dalam rangka penegakan hukum," ujar Mahfud dalam konferensi pers di Graha BNPB, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: Polri Akan Periksa 4 Direktur RS Ummi Soal Uji Swab Habib Rizieq Shihab

Baca juga: Buntut Peminjaman Toilet di Acara Rizieq: 7 Pejabat DKI Diperiksa Inspektorat, 2 Diantaranya Dicopot

Kalau merasa diri sehat, tentunya tidak keberatan untuk memenuhi panggilan aparat hukum memberikan keterangan yang diperlukan demi keselamatan bersama," sambungnya.

Menurut Mahfud, sebagai seorang tokoh yang acapkali terlibat di dalam kerumunan, tidak menutup kemungkinan Rizieq Shihab terancam tertular Covid-19. Mengingat, Rizieq mempunyai inteksi dengan orang banyak.

Dengan begitu, kata dia, hal itu cukup riskan terjadinya penularan Covid-19.

"Karena kontak erat dengan orang-orang banyak, yang secara teknis kesehatan sangat membahayakan bagi penularan Covid-19," kata Mahfud.

Di samping itu, Mahfud juga menyatakan, bahwa pemerintah menyesalkan atas sikap Rizieq Shihab yang terkesan menolak dilakukan penulusuran kontak.

"Kami sangat menyesalkan sikap saudara Muhammad Rizieq Shihab yang menolak dilakukan penelusuran kontak. Mengingat, yang bersangkutan pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19," imbuh Mahfud.

Diketahui, polisi sedang menyelidiki dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dalam acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 14 November 2020.

Polda Metro Jaya Periksa HRS Pada 1 Desember 2020

Habib Rizieq Shihab harus kembali berurusan dengan aparat kepolisian terkait kerumuman pada acara pernikahan putrinya.

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Dikabarkan Pulang dari Rumah Sakit Ummi Kota Bogor Lewat Pintu Belakang

Baca juga: Mengenal Bayu Meghantara, Wali Kota Jakarta Pusat yang Dicopot Anies karena Kerumunan Habib Rizieq

Pasalnya pada 14 November 2020 lalu, Rizieq Shihab menggelar acara pernikahan putrinya dan acara maulid nabi dengan mengundang 10.000 tamu undangan.

Acara yang digelar di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat tersebut kemudian memicu banyak permasalahan seperti menimbulkan kerumuman, kemacetan bahkan hingga pemecatan sejumlah pejabat setempat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved