Breaking News:

Kesal Antre Sejam Stempel Tes Swab, Hotman Paris Semprot Pimpinan Bandara Soetta: Kasihan Ini Rakyat

Ia kesal karena calon penumpang pesawat harus mengantre lama untuk mendapatkan stempel surat bebas corona sebagai syarat terbang.

Penulis: Rohmana Kurniandari
Editor: Rohmana Kurniandari
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG
Pengacara yang juga pembawa acara Hotman Paris Hutapea saat ditemui di Peluncuran Trailer film Aib #Cyberbully, di Plaza Senayan, Senin (2/7/2018). 

TRIBUNTERNATE.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengeluhkan pelayanan pemeriksaan surat bebas virus corona atau Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta.

Ia kesal karena calon penumpang pesawat harus mengantre lama untuk mendapatkan stempel surat bebas corona sebagai syarat terbang.

Hotman Paris mengkritik keras karena lambannya pelayanan cek pemeriksaan surat kesehatan kepada para calon penumpang.

Hal itu disampaikan Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, Kamis (17/12/2020) pagi.

Hotman Paris menyebut para calon penumpang sudah mengantre sejak jam 5 pagi untuk mendapatkan stempel validasi dalam surat kesehatan yang mereka bawa.

"Soekarno Hatta kamis 16 des 2020 jam 5 subuh antri stempel swab! Ballada stempel validasi surat swab," tulis Hotman Paris pada keterangan unggahannya. 

Baca juga: Mulai 18 Desember, Keluar Masuk Jakarta Wajib Rapid Test Antigen, Ini Harga Tes di Bandara Soetta

Baca juga: Masuk Jakarta Wajib Rapid Test Antigen, Ini Biayanya di Sejumlah Rumah Sakit dan Klinik

Dalam video yang diunggahnya, ia mengaku harus menunggu sekitar satu jam untuk bisa mendapatkan stempel.

"Halo pimpinan bandara, satu jam hanya untuk stempel. Pimpinan kantor kesehatan pelabuhan di mana kau? masih tidur ya? ini antrean begini nih kasihan negara ini kalau begini. Udah bayar 1,5 juta rapid test disuruh antre nih. Ini jam 5 (pagi) sekarang, kasihan ibu ini," kata Hotman Paris.

Selain memperlihatkan antrean panjang calon penumpang, tampak pula petugas yang sibuk memeriksa surat di dalam loket.

Menurut Hotman, petugas stempel tes swab untuk penumpang di Bandara Soetta perlu ditambah agar pelayanan bisa berjalan dengan cepat.

"Tolong ditambah petugas. Salam Hotman Paris," ujarnya.

"Lihat nih udah antre dua ratus meter nih. Kasihan ini rakyat. Pimpinannya masih tidur kali ah, masih olahraga sekarang, sementara kita menderita di sini," sambungnya.

"Tambah petugasnya kenapa sih? Apa perlu saya yang bayarin?" pungkas Hotman Paris.

Baca juga: Hotman Paris Tolak Tawaran Jadi Pengacara Rizieq Shihab: Saya Terlalu Sibuk untuk Perkara Bisnis

Baca juga: Bela Maybank di Kasus Raibnya Uang Rp 20 Miliar, Hotman Paris: Kasus Ini Tak Sesimpel yang Diduga

Layanan Rapid Test Antigen di Bandara Soekarno-Hatta

Pemerintah akan memberlakukan kebijakan pengetatan terukur saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 untuk mencegah penularan Covid-19. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan memastikan kebijakan yang diterapkan bukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Salah satu impelentasi pengetatan terukur itu yakni kewajiban rapid test antigen bagi penumpang kereta api jarak jauh dan pesawat.

Untuk mendukung penerbangan yang sehat pada periode libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, PT Angkasa Pura II (Persero) menyediakan layanan rapid test antigen dan PCR test.

Melansir Tribunnews.com, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyebutkan, dengan adanya layanan di Airport Health Center tentunya dapat mewujudkan penerbangan yang sehat dan aman.

Menurutnya, tujuan utama Airport Health Center di bandara Angkasa Pura II untuk memenuhi protokol kesehatan dengan dengan mewujudkan penerbangan yang sehat melalui layanan tes Covid-19 yang lengkap.

"Saat ini bandara-bandara PT Angkasa Pura II kini fokus pada 3 hal yakni aspek operasional dan keamanan, lalu pelayanan serta kesehatan," ucap Awaluddin dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020).

Selain itu menurut Awaluddin, di Bandara Soekarno-Hatta kini tersedia layanan PCR test, rapid test antigen dan juga rapid test antibodi di SMMILE Center Terminal tiga dengan jam operasional 24 jam.

"Kemudian Airport Health Center merupakan inovasi perseroan dalam menyediakan layanan satu atap terkait kesehatan khususnya tes Covid-19-19," ucap Awaluddin.

Airport Health Center di bandara Angkasa Pura II sendiri, lanjut Awaluddin, dioperasikan oleh Farmalab yang merupakan anak usaha dari PT Indofarma Tbk.

"Hasil PCR test di Airport Health Center SMMILE Center Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dapat diketahui dalam waktu 15 menit dengan biaya Rp 1.385.000 dan dalam 24 jam dengan biaya Rp 885.000," kata Awaluddin.

Lebih lanjut Awaluddin mengatakan, untuk hasil rapid test antigen dapat diketahui dalam 15 menit dengan biaya Rp 385.000.

(TribunTernate.com, Tribunnews.com)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved